Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jual Kapal, Pelita Samudera Shipping (PSSI) Kantongi Rp152,71 Miliar

Dari transaksi tersebut, Pelita Samudera Shipping (PSSI) mendapatkan keuntungan berupa peremajaan kapal karena telah berumur 17 tahun.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 05 Juli 2022  |  11:06 WIB
Jual Kapal, Pelita Samudera Shipping (PSSI) Kantongi Rp152,71 Miliar
Aktitivas karyawan Pelita Samudera Shipping (PSSI) - Istimewa.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten jasa angkutan laut PT Pelita Samudera Shipping Tbk. (PSSI) melakukan divestasi senilai Rp152,71 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, PSSI tercatat menjual Fasilitas Muatan Apung (FLF) Ratu Kumala kepada PT Asian Bulk Logistics senilai US$10,5 juta, atau setara dengan Rp152,71 miliar.

Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi lantaran tidak ada hubungan antara kedua perusahaan, serta bukan merupakan transaksi material lantaran tidak melebihi 20 persen dari total aset Perseroan.

Dari transaksi tersebut, PSSI juga mengungkapkan mendapatkan keuntungan berupa peremajaan kapal karena telah berumur 17 tahun, dan memanfaatkan kondisi pasar kapal yang baik.

"Penjualan ini menambah keuntungan perseroan dari penjualan kapal dan menambah arus kas perseroan. Tidak ada dampak negatif terhadap kelangsungan usaha dan dampak material di bidang hukum," terang Manajemen PSSI dalam keterbukaan informasi, Selasa (5/7/2022).

Hingga 11.00 WIB, harga saham PSSI terpantau naik 15 poin atau 2,65 persen ke 580. Saham emiten dengan kapitalisasi pasar Rp3,14 triliun ini telah mencatatkan kenaikan 44,28 persen selama 2022 berjalan (ytd), dan kenaikan 83,54 persen dibandingkan dengan setahun lalu (yoy). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pelita Samudera Shipping emiten pelayaran kapal divestasi
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top