Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Direksi RS Murni Sadar (MTMH) Tambah Kepemilikan Saham 2,4 Juta Lembar

Direksi emiten rumah sakit grup Maruar Sitorus, PT Murni Sadar Tbk. (MTMH), menambah kepemilikan saham perseroan 2,4 juta lembar saham.
Emiten asal Sumatera Utara, PT Murni Sadar Tbk (MTMH) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (20/4/2022).
Emiten asal Sumatera Utara, PT Murni Sadar Tbk (MTMH) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (20/4/2022).

Bisnis.com, JAKARTA - Direksi emiten rumah sakit grup Martua Sitorus, PT Murni Sadar Tbk. (MTMH), menambah kepemilikan saham perseroan 2,4 juta lembar saham.

Direktur Murni Sadar Clement Zichri Ang menjelaskan pembelian saham perseroan dalam rangka tabungan saham. Melalui pembelian saham tersebut, persentase kepemilikan saham pun meningkat menjadi 0,16 persen.

"Jumlah saham dan persentase kepemilikan saham sebelum pembelian sebanyak 912.750 lembar saham atau setara 0,04 persen menjadi 3.312.750 lembar saham atau setara 0,16 persen," ungkapnya, dalam keterbukaan informasi, Sabtu (7/5/2022).

Adapun, tanggal transaksi dilakukan pada 21 April 2022, dengan pembelian 1.500.000 lembar saham dengan harga Rp1.490 per lembar. Selanjutnya, 100.000 lembar saham seharga 1.495 per lembar saham dan 800.000 lembar saham seharga Rp1.500 per lembar.

Dengan demikian, total dana yang dikeluarkan oleh Direksi tersebut sebesar Rp3,58 miliar. MTMH menggunakan dana dari aksi initial public offering (IPO) untuk belanja modal serta modal kerja.

Emiten yang menggunakan kode saham MTMH tersebut menawarkan sebanyak 254.022.800 saham atau setara 12,28 persen dari total saham dicatatkan.

Adapun harga penawaran umum perdana (IPO) ditetapkan senilai Rp1.280 per saham. Sehingga perseroan dapat menghimpun dana sebesar Rp325,14 miliar.

Mengutip keterangan resmi MTMH, dijelaskan bahwa seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya IPO akan digunakan perseroan untuk belanja modal.

“Seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya IPO akan digunakan oleh Perseroan untuk belanja modal dalam rangka ekspansi usaha dan kebutuhan modal kerja,” tulis Anton Sudrajot, Sekretaris Perusahaan dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (20/4/2022).

Selain itu, Anton juga menjelaskan bahwa perseroan akan memberikan pinjaman kepada anak perusahaan yaitu PT Murni Sadar Kasih Abadi untuk pelunasan pokok pinjaman, belanja modal dalam rangka ekspansi, dan kebutuhan modal kerja perusahaan.

Adapun belanja modal yang akan dilakukan oleh perseroan dan Murni Sadar Kasih Abadi meliputi renovasi bangunan serta pembelian peralatan dan perlengkapan medis untuk Rumah Sakit Murni Teguh Bandung.

Kemudian untuk pembangunan lanjutan atas Rumah Sakit Murni Teguh Bali, dan pembangunan rumah sakit baru yaitu Rumah Sakit Murni Teguh Pematangsiantar.

Berdasarkan prospektus, MTMH akan mengalokasikan sekitar Rp181 miliar dari dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya penawaran umum untuk belanja modal (capex) dan modal kerja.

Perinciannya, sekitar Rp20 miliar akan digunakan untuk belanja modal dalam rangka ekspansi usaha, antara lain untuk renovasi bangunan serta pembelian peralatan medis RS Murni Teguh Bandung.

Sementara itu, sekitar Rp161 miliar akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja, termasuk pembayaran utang usaha, pembelian persediaan untuk layanan layanan kesehatan di rumah sakit seperti obat, alat kesehatan dan bahan konsumsi, dan pembayaran biaya sewa gedung RS Murni Teguh Bandung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper