Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kantongi Rp3,89 M dari Divestasi, Ini Saham yang Dilepas Kresna Graha Investama (KREN)

PT Kresna Graha Investama Tbk. (KREN) mencatatkan keuntungan dari sejumlah aksi divestasi saham.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 05 Mei 2022  |  07:27 WIB
Kresna Graha Investama/KREN
Kresna Graha Investama/KREN

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten induk grup investasi Kresna, PT Kresna Graha Investama Tbk. (KREN) membukukan kenaikan laba dari pelepasan investasi saham senilai Rp3,89 miliar, dan dari hilang pengendalian entitas anak senilai Rp443,61 juta.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, terdapat sejumlah perusahaan yang dilepas sahamnya dan hilangnya kendali pada sejumlah entitas. Pertama, PT Oona Media Indonesia (OMI) yang dilepas oleh anak usaha PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) pada 22 Desember 2021.

Sebelumnya, pada 2018 NFC mendirikan OMI dengan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp1.250.000.000, 51 persen saham diambil bagian oleh NFC.

Kemudian, pada 22 Desember 2021, NFC mengalihkan seluruh kepemilikan di OMI kepada PT Futura Global Indonesia sebanyak 6.250 lembar saham dan kepada Noerman Taufik sebanyak 125 lembar saham dengan imbalan yang diterima sama dengan harga perolehan sebesar Rp637.500.000 dan jumlah tercatat investasi senilai Rp2,41 miliar.

Selanjutnya, KREN mengalami kehilangan kendali atas PT Logitek Digital Nusantara (LDN) setelah para pemegang sahamnya menyetujui peningkatan modal dasar dari Rp8,400 miliar menjadi Rp88,4 miliar, peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh dari Rp2,1 miliar menjadi Rp22,1 miliar dengan menerbitkan 200.000 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp100.000, sehingga seluruhnya bernilai nominal sebesar Rp20 miliar.

Entitas usaha KREN, PT Telefast Indonesia (TI) hanya mengambil bagian sebesar 70.401 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp7,04 miliar, sehingga kepemilikan TI atas saham LDN terdilusi menjadi 40 persen dan kehilangan pengendalian atas LDN.

Kemudian, Kresna juga kehilangan kendali PT Digital Maksima Karunia (DMK) setelah para pemegang saham DMK menyetujui peningkatan modal dasar dari Rp40 miliar menjadi Rp140 miliar, peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh dari Rp10 miliar menjadi Rp35 miliar, yang disetor oleh Onstar Express Pte. Ltd senilai Rp10.408.163.300 dengan nilai pasar sebesar Rp25 miliar sehingga peningkatan senilai Rp14.591.836.700 berasal dari kapitalisasi agio saham dengan porsi Entitas Induk dan MKN masing-masing sebesar Rp4.433.000.000 dan Rp2.717.000.000.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Grup atas saham DMK terdilusi menjadi sebesar 49,00 persen dan kehilangan pengendalian atas DMK.

Berdasarkan laporan keuangan KREN yang berakhir 31 Desember 2021, perusahaan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp12,40 triliun, meningkat 10,92 persen dibandingkan dengan pendapatan bersih pada 2020 sebesar Rp11,18 triliun.

Tahun lalu, mayoritas pendapatan KREN disumbang oleh segmen teknologi dan digital, yakni sebesar Rp12,67 triliun. Sementara sumber pendapatan dari keuangan dan investasi pada posisi negatif Rp272,33 miliar.

Meski pendapatan bersih KREN memperlihatkan kenaikan, beban perseroan juga ikut terkerek menjadi Rp12,72 triliun, dari Rp11,38 triliun. Hal ini membuat perusahaan mengalami rugi usaha sebesar Rp316,92 miliar, lebih tinggi dari posisi 2020 sebesar Rp206,97 miliar.

Adapun hingga akhir Desember 2021, KREN mencatat penurunan total aset menjadi Rp3,13 triliun, dari Rp3,33 triliun pada akhir 2021. Sementara itu, jumlah liabilitas perseroan naik dari Rp585,50 miliar di akhir 2021, menjadi Rp650,61 miliar pada akhir Desember 2021.

Sementara itu, total ekuitas perseroan turun menjadi Rp2,48 triliun, dari Rp2,74 triliun.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham divestasi Kinerja Emiten kresna graha investama
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top