Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Melirik Portofolio Saham Prajogo Pangestu BRPT, TPIA, GZCO, Mana yang Menarik?

Emiten-emiten dalam portofolio Prajogo Pangestu adalah PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA), dan PT Gozco Plantation Tbk. (GZCO).
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 06 April 2022  |  19:13 WIB
Prajogo Pangestu
Prajogo Pangestu

Bisnis.com, JAKARTA - Konglomerat Prajogo Pangestu memiliki beberapa portofolio saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten-emiten dalam portofolio Prajogo Pangestu tersebut adalah PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA), dan PT Gozco Plantation Tbk. (GZCO).

Tercatat, dua emiten milik Prajogo Pangestu mencatatkan pertumbuhan kinerja hingga akhir 2021. Pertama, adalah TPIA dengan pertumbuhan pendapatan 43 persen mencapai US$2,58 miliar.

TPIA tercatat mampu mencetak laba bersih setelah pajak sepanjang 2021 sebesar US$152,0 juta, sekitar 3 kali lipat dari US$51,5 juta yang tercatat pada 2020, dan 195 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Emiten kedua adalah BRPT, induk TPIA, yang mencatatkan peningkatan pendapatan menjadi US$3,1 miliar di 2021 atau setara Rp45,2 triliun. Pendapatan ini naik 35,18 persen dari 2020 sebesar US$2,33 miliar. Laba bersih perseroan juga ikut meningkat dari US$42,3 juta di 2020, menjadi US$109,1 juta atau Rp1,56 triliun di 2021 atau naik 157,5 persen di 2021.

Sementara itu, emiten lain dalam portofolio Prajogo GZCO tercatat belum mengeluarkan laporan keuangan tahun penuh 2021. Akan tetapi, hingga kuartal III/2021, GZCO tercatat membukukan peningkatan penjualan 142,25 persen menjadi Rp459,5 miliar, dari Rp189,7 miliar di 2020.

Meski demikian, GZCO masih membukukan kerugian sebesar Rp38,2 miliar, mengecil dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp163 miliar.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya melihat, dari portofolio Prajogo Pangestu, menurutnya TPIA masih memiliki potensi pertumbuhan yang tinggi di 2022.

Menurutnya, kinerja TPIA akan didorong oleh pemulihan ekonomi yang akan meningkatkan permintaan bahan petrokimia untuk manufaktur.

"Seiring pemulihan ekonomi, maka permintaan bahan petrokimia untuk plastik kemasan maupun untuk kendaraan akan meningkat," tutur Cheril, Rabu (6/4/2022).

Jasa Utama Capital Sekuritas memiliki target price atau target harga di Rp10.800 untuk saham TPIA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya rekomendasi saham chandra asri barito pacific prajogo pangestu
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top