Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perjalanan Karir Rachmat Kaimuddin, Bos Bukalapak (BUKA) yang Mundur Setelah Perubahan Penggunaan Dana IPO

Rachmat Kaimuddin Direktur Utama Bukalapak (BUKA) mengajukan surat pengunduran diri pada 28 Desember 2021.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 29 Desember 2021  |  13:11 WIB
Perjalanan Karir Rachmat Kaimuddin, Bos Bukalapak (BUKA) yang Mundur Setelah Perubahan Penggunaan Dana IPO
CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menjelaskan rencana bisnsi perusahaan dalam acara Penawaran Umum Perdana Saham PT Bukalapak.com Tbk., Jumat (9/7/2021). - Bisnis/Ika Fatma Ramadhansari
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Muhammad Rachmat Kaimuddin, Direktur Utama PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) menyampaikan pengunduran diri dari perusahaan per 28 Desember 2021. 

Pengunduran diri ini terkesan tiba-tiba karena perusahaan baru saja menyelesaikan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) pada Kamis (23/12/2021) lalu. Agenda yang menetapkan perubahan peruntukan dana Rp21,9 triliun yang dihimpun BUKA dari IPO Agustus lalu. 

RUPS LB juga melakukan pergantian manajemen. Saat itu, Lau Eng Boon mengundurkan diri karena memasuki masa pensiun di kantor utamanya, GIC Singapura.

Lalu bagaimana perjalanan karir Rachmat sebelum akhirnya memutuskan resign dari Bukalapak? Dilihat dari laman Linkedin-nya, Rachmat merupakan wajah baru dalam ekosistem Bukalapak. Dia mulai bergabung pada Januari 2020 dan menjadi Direktur Utama. 

Rachmat sendiri mencantumkan karir profesionalnya sebagai konsultan untuk Boston Consulting Group (BCG). Dia berkarir di sebagai penasehat investasi dan tata kelola perusahaan itu pada 2003-2006. 

Rachmat hengkang dari BCG dan mencantumkan tengah mengambil pendidikan magister di Stanford University Graduate School of Business. 

Selesai dari Standford, Rachmat kemudian bergabung ke firma investasi Quvat Management Pte Ltd.  Dalam perannya ini, Rachmat bergabung ke Cardig Air Services sebagai direktur keuangan (2009-2011). 

Dari Quvat, Rachmat bergabung ke firma investasi lainnya, Baring Private Equity Asia, perusahaan investasi yang awalnya merupakan bagian dari  Barings Bank meski kemudian memisahkan diri. Berkarir 2 Tahun di perusahan dengan pusat di Hong Kong itu, Rachmat kemudian bergabung ke Bosowa Group dengan menjadi direktur di holding. 

Dalam perannya di konglomerasi Bosowa itu, Rachmat juga merangkap sebagai Managing Director Semen Bosowa (2016-2018), serta Bank Bukopin (2014-2020). Posisi yang dia tinggalkan untuk bergabung ke Bukalapak. Dan kini, Rachmat akan memulai membuka perjalanan barunya setelah lepas dari Bukalapak. 

"Pada tanggal 28 Desember 2021, Perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Bapak Muhammad Rachmat Kaimuddin selaku Direktur Utama Perseroan. Permohonan pengunduran diri tersebut akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan anggaran dasar Perseroan dan peraturan perundang undangan yang berlaku," tulis Sekretaris Perusahaan Bukalapak Perdana A. Saputro dalam keterbukaannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham bukalapak
Editor : Anggara Pernando
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top