Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO Rp2 Triliun pada 2022, Nusantara Sawit Bakal Tambah Produksi

PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS) akan melakukan IPO pada awal 2022 untuk pendanaan sejumlah rencana ekspansi.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  11:23 WIB
Perkebunan PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS).
Perkebunan PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS).

Bisnis.com, JAKARTA – Calon emiten perkebunan PT Nusantara Sawit Sejahtera (NSS) terus mematangkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Komisaris Nusantara Sawit Sejahtera Robiyanto menuturkan pihaknya berencana untuk menawarkan sahamnya di BEI pada tahun 2022 mendatang. Ia mengatakan, pada awalnya NSS menargetkan sudah dapat melantai di bursa Indonesia pada tahun 2021.

“Awalnya kami targetkan pada tahun ini, tetapi karena situasi dan kondisi yang ada saat ini membuat rencana IPO kami mundur di awal tahun depan,” jelasnya dalam webinar Prospek Industri Sawit Indonesia Tahun 2022, Kamis (23/12/2021).

Robiyanto menjelaskan, tujuan dilaksanakannya IPO adalah untuk meningkatkan kapasita bisnis perusahaan. Aksi ini juga diharapkan meningkatkan tata kelola perusahaan menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Dalam aksi IPO tersebut, Robiyanto mengatakan pihaknya menargetkan dapat meraih dana segar sebesar Rp2 triliun.

“Dana hasil IPO akan kami gunakan untuk membiayai pengembangan usaha NSS seperti kegiatan penanaman baru dan pembangunan pabrik,” lanjutnya.

Seiring dengan rencana IPO, NSS telah menyiapkan rencana pengembangan kapasitas selama 5 tahun ke depan hingga 2027. NSS menargetkan dapat memiliki lahan plasma seluas 10 hektare dan meningkatkan produksi tahunan menjadi di atas 23 ton per hektare per tahun.

NSS juga berencana untuk membangun sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS). Secara rinci, perusahaan akan membangun 3 PKS dengan kapasitas 180 ton per jam, sementara 2 PKS akan memiliki kapasitas 90 ton per jam.

NSS juga menargetkan produksi CPO sebesar 240.000 ton dengan oil extraction rate (OER) sebesar 24 persen,” pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia ipo calon emiten Nusantara Sawit Sejahtera
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top