Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ditopang Penguatan Harga Saham dan Obligasi, AUM Reksa Dana Kembali Naik

Penguatan pada pasar saham dan surat utang menjadi katalis positif bagi kenaikan jumlah dana kelolaan.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 14 November 2021  |  16:22 WIB
/Bisnis
/Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Kenaikan jumlah dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) reksa dana sepanjang Oktober 2021 ditopang oleh penguatan pada pasar saham dan surat utang.

Direktur Avrist Asset Management (Avrist AM) Farash Farich menyebutkan kenaikan AUM reksa dana secara industri utamanya disebabkan oleh kenaikan harga saham dibandingkan dengan subscription. Hal ini turut didukung oleh kenaikan harga obligasi yang juga memicu peningkatan dana kelolaan reksa dana pendapatan tetap.

“Sepanjang Oktober, harga saham-saham big caps di indeks LQ45 naik hampir 9 persen. Sementara, harga obligasi naik sekitar 1 – 1,5 persen,” jelasnya saat dihubungi pada pekan ini.

Farash mengatakan perusahaan akan terus berupaya meningkatkan jumlah dana kelolaan Avrist AM di sisa tahun ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjaga kinerja produk-produk yang dimiliki dengan melakukan penyesuaian portofolio sesuai dengan kondisi saat ini.

Selain itu, Avrist AM juga aktif meningkatkan literasi dan inklusi terkait reksa dana. Upaya ini dilakukan bersama dengan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) melalui berbagai media, contohnya webinar.

“Kami juga akan memaksimalkan peran izin dari OJK sebagai penasihat investasi,” tambahnya.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah dana kelolaan Avrist AM hingga akhir Oktober adalah sebesar Rp3,94 triliun. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan catatan pada September 2021 sebesar Rp4,66 triliun.

Direktur Utama Trimegah Asset management (Trimegah AM) Antony Dirga mengatakan perusahaan telah melampaui target dana kelolaan Trimegah AM tahun ini yang dipatok di level Rp21 triliun. Menurutnya, salah satu penopang pertumbuhan AUM mereka adalah dari kehadiran investor baru yang signifikan.

Ia melanjutkan, meski pihaknya akan terus memperhatikan dana kelolaan, Trimegah AM akan tetap fokus untuk memberikan solusi yang terbaik bagi nasabah-nasabahnya.

Ia menjelaskan, seiring dengan outlook optimistis Trimegah AM untuk reksadana saham dan campuran, pihaknya akan menganjurkan nasabah kami untuk mengambil posisi yang lebih agresif ke arah akhir tahun.

“Posisi ini tentunya akan disesuaikan dengan profil risiko masing-masing nasabah,” paparnya.

Antony mengatakan, fluktuasi dana kelolaan Trimegah AM masih akan tetap terjadi di sisa tahun ini. Meski demikian, pihaknya akan berfokus pada nilai-nilai utama guna meningkatkan kepercayaan nasabah terhadap Trimegah AM.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi reksadana dana kelolaan
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top