Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Gelar Lelang 5 Seri Sukuk Pekan Depan, Simak Kuponnya

Target indikatif dari lelang sukuk 19 Oktober 2021 ditetapkan senilai Rp5 triliun.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 12 Oktober 2021  |  15:04 WIB
Pemerintah Gelar Lelang 5 Seri Sukuk Pekan Depan, Simak Kuponnya
Pialang berjalan di Gedung Bursa Efek Indonesia. - Bloomberg/Dimas Ardian
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah berencana mengadakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (19/10/2021) mendatang, untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2021.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Selasa (12/10/2021) seri yang akan dilelang adalah 1 seri Surat Perbendaharaan Negara-Syariah (SPN-S) dan 4 seri Project Based Sukuk (PBS).

Seri-seri tersebut adalah SPN-S 06042022 (reopening), PBS031 (reopening), PBS032 (reopening), PBS029 (reopening), dan PBS028 (reopening)

Target indikatif dari lelang sukuk 19 Oktober 2021 ditetapkan senilai Rp5 triliun. Adapun pemerintah mengalokasikan pembelian nonkompetitif sebesar 50 persen dari jumlah yang dimenangkan untuk seri SPN-S dan 30 persen dari jumlah yang dimenangkan untuk seri PBS.

Berikut besaran kupon dan jatuh tempo masing-masing seri yang akan dilelang:

  • Surat Perbendaharaan Negara-Syariah seri SPN-S 06042022 (Diskonto; 6 April 2022);
  • Project Based Sukuk PBS032 (4 persen; 15 Juli 2024);
  • Project Based Sukuk PBS032 (4,88 persen; 15 Juli 2026);
  • Project Based Sukuk PBS029 (6,36 persen; 15 Maret 2034); dan
  • Project Based Sukuk PBS028 (7,75 persen; 15 Oktober 2046).     

Lelang dibuka pada Selasa (19/10/2021) pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Setelmen akan dilaksanakan pada 22 Oktober 2021 atau 2 hari kerja setelah tanggal pelaksanaan lelang (T+2).

SBSN seri SPN-S akan diterbitkan menggunakan akad Ijarah Sale and Lease Back dengan mendasarkan pada fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) nomor 72/DSN-MUI/VI/2008. Sedangkan SBSN seri PBS menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased dengan mendasarkan pada fatwa DSN-MUI nomor 76/DSN-MUI/VI/2010.

Dalam lelang SBSN pada prinsipnya semua pihak, baik investor individu maupun institusi, dapat menyampaikan penawaran pembelian dalam lelang.

Namun dalam pelaksanaannya, penyampaian penawaran pembelian harus melalui dealer utama yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sukuk negara lelang sukuk djppr
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top