Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Resmi Go Public, Hasnur Internasional (HAIS) Siap Ekspansi

HAIS ini mendapatkan dana segar Rp157,57 miliar lewat aksi IPO, yang digunakan untuk sejumlah rencana ekspansi.
PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) resmi listing di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (1/9/2021). HAIS menjadi perusahaan tercatat ke-29 di BEI pada 2021.
PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. (HAIS) resmi listing di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (1/9/2021). HAIS menjadi perusahaan tercatat ke-29 di BEI pada 2021.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten transportasi dan logistik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. resmi go public lewat penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) hari ini, Rabu (1/9/2021).

Perseroan menawarkan 525,25 juta saham baru dengan harga penawaran Rp.300. Dengan demikian, emiten dengan kode saham HAIS ini mendapatkan dana segar Rp157,57 miliar lewat aksi korporasi ini.

Direktur Operasi Hasnur Internasional Shipping Soma Ariyaka mengatakan sebanyak 46 persen dari dana IPO tersebut atau sekitar Rp72,48 miliar akan digunakan perseroan untuk belanja modal.

Selanjutnya 23 persen atau sekitar Rp36,24 miliar akan digunakan untuk pembelian peralatan yang mendukung rencana pengembangan serta peningkatan fasilitas dalam menjalankan kegiatan usaha di bidang jasa kepelabuhanan.

“Sebesar 31 persen akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional,” kata Soma dalam siaran pers, Rabu (1/9/2021).

Adapun, rencana pengembangan usaha ke depannya dari emiten Grup Hasnur ini akan fokus pada efisiensi, integrasi, dan keberlanjutan.

PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. berbasis di Kalimantan Selatan dan merupakan bagian dari Grup Hasnur yang berdiri pada 1966. Grup Hasnur merupakan konglomerasi bisnis yang termasuk beberapa industri strategis seperti kehutanan, pertambangan, agribisnis, media, jasa, dan logistik.

Perseroan saat ini memiliki dan mengoperasikan 12 set kapal tunda dan tongkang dengan kapasitas angkut mulai dari 7.500 – 10.000 ton. Dalam 4 tahun terakhir, perseroan telah mengangkut 24,48 juta ton batu bara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper