Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jaya Ancol (PJAA) Tunjuk Thomas Lembong Jadi Komisaris Utama

Sebelumnya, Thomas Lembong adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sejak 27 Juli 2016 hingga 20 Oktober 2019 menggantikan Franky Sibarani.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 30 Agustus 2021  |  16:47 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong memberikan penjelasan pada EuroCham Outlook Ekonomi dan Investasi Indonesia 2019, di Jakarta, Rabu (6/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong memberikan penjelasan pada EuroCham Outlook Ekonomi dan Investasi Indonesia 2019, di Jakarta, Rabu (6/2/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. melakukan pergantian komisaris dan direksi pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Salah satunya menetapkan mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen.

Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali mengungkapkan dalam 5 agenda RUPS kali ini, salah satu pembahasannya yakni pergantian anggota dewan komisaris dan dewan direksi perseroan.

"RUPS ada perubahan, Komisaris Utama dan Independen Rene Suhardono Canoneo diganti oleh Thomas Trikasih Lembong" jelasnya dalam paparan publik, Senin (30/8/2021).

Thomas Trikasih Lembong, A.B. (lahir 4 Maret 1971; umur 50 tahun) atau lebih dikenal Tom Lembong adalah Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sejak 27 Juli 2016 hingga 20 Oktober 2019 menggantikan Franky Sibarani.

Sebelumnya, dia adalah Menteri Perdagangan Republik Indonesia yang menjabat sejak 12 Agustus 2015, menggantikan Rahmat Gobel.

Sebelum menjadi Menteri Perdagangan, Tom adalah salah satu dari pendiri private equity fund, Quvat Management (Quvat) yang didirikan pada tahun 2006. Sampai sebelum menjadi Menteri Perdagangan, Tom menjabat sebagai CEO dan anggota Investment Committee.

Pengalaman kerja Tom sebelum mendirikan Quvat adalah bekerja di Farindo Investments, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) selama 2 tahun sebagai Senior Vice President and Division Head, Deutsche Bank, dan Morgan Stanley.

Selain itu, posisi direksi pun terjadi pergantian dengan diberhentikannya Agus Sudarno, Bertho Darmo Poedjo Asmanto, dan Hari Sundjojo dari posisi direktur karena sudah selesainya masa jabatan yang bersangkutan.

Ketiga direksi ini digantikan jajaran direksi baru yakni Suparno, Budi Santoso, dan Wing Antariksa.

Berikut susunan Dewan Komisaris baru PJAA:

  • Komisaris Utama dan Independen : Thomas Trikasih Lembong
  • Komisaris : Trisna Muliadi
  • Komisaris : Geisz Chalifah

Dewan Direksi baru PJAA:

  •  Direktur Utama : Teuku Sahir Syahali
  • Direktur : Febrina Intan
  • Direktur : Suparno
  • Direktur : Budi Santoso
  • Direktur : Wing Antariksa


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembangunan jaya ancol rupst thomas lembong
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top