Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Obligasi dan Sukuk Pekan Ini Ramai, Total Rp10,53 Triliun Terbit

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono menuturkan selama periode 5–9 Juli 2021, terdapat penerbitan 5 obligasi baru dan 5 sukuk baru.
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis/Abdullah Azzam
Ilustrasi OBLIGASI. Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Selama sepekan dalam periode 5--9 Juli 2021, Bursa Efek Indonesia (BEI) mendapati cukup ramainya penerbitan obligasi dan sukuk baru. Tercatat, masing-masing ada penerbitan 5 obligasi dan sukuk baru dengan total nilai Rp10,53 triliun.

Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia Yulianto Aji Sadono menuturkan selama periode 5–9 Juli 2021, terdapat penerbitan 5 obligasi baru dan 5 sukuk baru.

"Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 46 Emisi dari 33 Emiten senilai Rp50,31 triliun," jelasnya, Sabtu (10/7/2021).

Dengan pencatatan ini, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 471 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp427,32 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 125 Emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 150 seri dengan nilai nominal Rp4.290,18 triliun dan US$400,00 juta. EBA sebanyak 11 emisi senilai Rp6,39 triliun.

Pada Senin (5/7/2021), terdapat pencatatan Obligasi Berkelanjutan III PTPP Tahap I Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP Tahap I Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT PP (Persero) Tbk di BEI. Nilai nominal Obligasi yang dicatatkan adalah sebesar Rp1,5 triliun, sedangkan nilai nominal Sukuk yang dicatatkan adalah sebesar Rp500 miliar.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi ini adalah idA (Single A) dan Sukuk Mudharabah adalah idA(sy) (Single A Syariah). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Dua hari kemudian, Rabu (7/7/2021), Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap III Tahun 2021 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap III Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Aneka Gas Industri Tbk mulai dicatatkan di BEI. Adapun, nilai nominal Obligasi sebesar Rp238 miliar serta Sukuk sebesar Rp244 miliar.  Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia untuk Obligasi dan Sukuk adalah A-(idn) (Single A Minus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Pada akhir pekan, yaitu pada Jumat (9/7/2021), terdapat 6 penerbitan sekaligus. Obligasi Berkelanjutan VI Sarana Multigriya Finansial Tahap I Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Sarana Multigriya Finansial Tahap I Tahun 2021 diterbitkan oleh PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). Obligasi dan sukuk ini mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal masing-masing Rp1,2 triliun dan Rp100 miliar. Hasil pemeringkatan Pefindo untuk Obligasi adalah idAAA (Triple A) dan untuk Sukuk adalah idAAA(sy) (Triple A Syariah). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Kemudian, Obligasi OKI Pulp & Paper Mills I Tahun 2021 dan Sukuk Mudharabah OKI Pulp & Paper Mills I Tahun 2021 diterbitkan oleh PT OKI Pulp & Paper Mills. Obligasi dan sukuk mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal masing-masing sebesar Rp3 triliun dan Rp1 triliun. Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk Obligasi adalah idA+ (Single A Plus) dan Sukuk adalah idA+(sy) (Single A Plus Syariah). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk.

Tidak hanya itu, Obligasi Berkelanjutan II Barito Pacific Tahap I Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp750 miliar. Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk Obligasi adalah idA (single A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Lalu, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PNM Tahap I Tahun 2021 yang diterbitkan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2 triliun. Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PNM Tahap I Tahun 2021 adalah idA+(sy) (Single A Plus Syariah). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper