Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adaro (ADRO) Beli Saham Merdeka Copper (MDKA), Boy Thohir Dapat Rp433,18 Miliar

Adaro melalui entitas anaknya PT Alam Tri Abadi, melakukan pembelian saham MDKA yang dimiliki oleh Garibaldi Thohir sebanyak 179 juta saham senilai Rp433,18 miliar.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 03 Mei 2021  |  13:51 WIB
Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (Adaro) Garibaldi Thohir (kanan) didampingi Komisaris Independen Adaro Mohammad Effendi saat melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Adaro Energy Tbk (IDX: ADRO) Rabu (20/5 - 2020) di kantornya di Jakarta. Istimewa
Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (Adaro) Garibaldi Thohir (kanan) didampingi Komisaris Independen Adaro Mohammad Effendi saat melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Adaro Energy Tbk (IDX: ADRO) Rabu (20/5 - 2020) di kantornya di Jakarta. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) melakukan pembelian saham perusahaan emas dan tembaga PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) senilai Rp433,18 miliar.

Sekretaris Perusahaan Adaro Energy Mahardika Putranto menyampaikan pada 28 April 2021, Adaro melalui entitas anaknya PT Alam Tri Abadi, melakukan pembelian saham MDKA yang dimiliki oleh Garibaldi Thohir sebanyak 179 juta saham senilai Rp433,18 miliar.

Transaksi investasi keuangan yang dilakukan Perseroan tersebut merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).

Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi karena Garibaldi 'Boy' Thohir juga memegang 6,18 persen saham Adaro, sekaligus menjadi direktur utama perseroan.

"Harga transaksi per saham ialah Rp2.420," papar Mahardika dalam laporan ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Adaro berkeyakinan bahwa harga tersebut telah merefleksikan nilai wajar MDKA saat pembelian saham dilakukan pada tanggal 28 April 2021.

Perseroan memilih untuk berinvestasi pada instrumen saham di sektor komoditas emas dan tembaga untuk melindungi nilai terhadap inflasi karena sektor ini memiliki fundamental yang baik untuk kondisi perekonomian saat ini.

Adaro melihat bahwa emas merupakan salah satu komoditas yang cukup tangguh di masa ekonomi yang sulit. Situasi tingkat bunga yang cukup rendah saat ini dimana banyak negara melakukan pelonggaran kebijakan moneter, emas berpotensi menjadi pilihan investasi jangka panjang yang menarik.

Perseroan juga melihat tingkat permintaan tembaga di dunia secara bertahap terus meningkat sementara kondisi pasokan masih cukup terbatas.

MDKA, sebagai perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan emas, tembaga dan perak serta memiliki 4 (empat) proyek tambang yang sangat menjanjikan, merupakan pilihan investasi keuangan yang baik.

Adaro juga berpendapat bahwa MDKA memiliki susunan pengurus yang sangat berpengalaman dengan rekam jejak yang sangat baik

Jumlah dana kas yang dialokasikan Adaro untuk investasi keuangan ini adalah sebesar Rp433,18 juta, atau hanya 2,62 persen dari total kas dan setara kas Perseroan per tanggal 31 Desember 2020.

Sebagian besar kas dan setara kas Adaro ditempatkan pada instrumen keuangan yang konservatif dan bebas risiko untuk memastikan pendekatan investasi yang pruden.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adaro garibaldi thohir adaro energy merdeka copper
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top