Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Susul Bursa Asia, IHSG Menguat di Awal Perdagangan

IHSG bergerak menguat 0,42 persen atau 25,05 poin ke level 6.018,29 pada pukul 09.01 WIB.
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) mampu rebound dan bergerak menguat pada awal perdagangan hari ini, Kamis (22/4/2021).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG bergerak menguat 0,42 persen atau 25,05 poin ke level 6.018,29 pada pukul 09.01 WIB. Indeks rebound dengan penguatan 0,19 persen atau 11,55 poin ke level 6.004,79 pada sesi preopening hari ini.

Sebanyak 163 saham menguat, 51 saham melemah, dan 170 saham lainnya stagnan.

IHSG mengekor penguatan bursa saham lainnya di Asia. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang terpantau menguat masing-masing 1,68 persen dan 1,44 persen, sedangkan indeks Hang Seng menguat 0,38 persen.

Pasar saham di Asia menguat menyusul rebound di bursa Asia. Pelaku pasar mulai melakukan seleksi terhadap laporan kinerja emiten untuk mencari tanda-tanda apakah lonjakan laba yang diantisipasi akan membawa serta proyeksi pertumbuhan yang lebih kuat.

Pelemahan pasar saham sebelumnya didorong oleh kekhawatiran atas gejolak kasus virus corona di seluruh dunia yang dapat membahayakan rebound ekonomi saat pasar saham diperdagangkan mendekati level tertinggi sepanjang masa.

“Ada potensi kuat untuk kenaikan di pasar saham terutama saat melewati musim laporan laba dan ada lebih banyak proyeksi untuk tahun depan seperti apa,” ungkap analis portofolio multi-aset Pacific Investment Management Co. Erin Browne, seperti dikutip Bloomberg.

“Meskipun investor telah memperkirakan banyak dalam hal normalisasi di segmen pasar tertentu, saya masih berpikir bahwa masih ada ruang untuk bergerak,” lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper