Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adaro (ADRO) Bakal Genjot Produksi Batu Bara Premium

Adaro menargetkan nantinya produksi batu bara premium itu dapat mencapai 3 juta ton lebih per tahun.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 20 April 2021  |  13:55 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) menyerahkan piagam penghargaan wajib pajak kepada Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk Garibaldi Thohir, di Jakarta, Selasa (13/3/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) menyerahkan piagam penghargaan wajib pajak kepada Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk Garibaldi Thohir, di Jakarta, Selasa (13/3/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan batu bara yang dinakhodai Garibaldi Thohir, PT Adaro Energy Tbk., akan menggenjot produksi produk premium berupa batu bara kalori tinggi atau coking coal.

Chief Financial Officer Adaro Energy Lie Luckman mengatakan bahwa perseroan menargetkan volume produksi coking coal pada 2021 berada di kisaran 2,4 juta ton hingga 2,5 juta ton. Diharapkan nantinya produksi batu bara premium itu dapat mencapai 3 juta ton lebih per tahun.

Target tersebut hampir dua kali lipat dari realisasi produksi batu bara coking coal emiten berkode saham ADRO itu pada 2020 sebesar 1,5 juta ton.

Peningkatan produksi itu pun sejalan dengan sejumlah uji coba yang berhasil dilakukan oleh perseroan pada 2020.

Dia berharap, peningkatan produksi batu bara kalori tinggi ini dapat menyeimbangkan produksi batu bara kalori rendah atau thermal coal yang saat ini masih menjadi kontributor utama penjualan.

“Tahun ini kami coba maksimalkan dari coking coal. Berharap lambat laun kami bisa mencapai dalam 2-3 tahun itu bisa mencapai 3 juta ton atau lebih,” ujar Luckman kepada media, Senin (19/4/2021).

Adapun, secara keseluruhan ADRO menargetkan volume produksi batu bara di kisaran 52 juta-54 juta ton pada 2021.

Sejalan dengan peningkatan produksi batu bara kalori tinggi, perseroan juga tengah membuka penetrasi pasar baru untuk batu bara jenis itu. Pasa terutama ditujukan kepada negara yang banyak memproduksi baja.

Dia pun mengungkapkan bahwa permintaan pasar terhadap coking coal dunia juga semakin prospektif.

Coking coal kami sedang jajaki Jepang, India, dalam negeri, juga ada China. Kami sedang giat-giatnya membuka pasar coking coal dan kenalkan produk batu bara AMC [Adaro Metcoal Companies] khususnya ke negara asia yang menghasilkan baja,” papar Luckman.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara adaro garibaldi thohir tambang batu bara adaro energy
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top