Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Distributor Jarum Suntik (IRRA) Melonjak 853 Persen pada Kuartal I/2021

Pada kuartal I/2021, emiten bersandi IRRA ini membukukan kenaikan laba bersih sebesar 853,6 persen menjadi Rp20,91 miliar dibandingkan perolehan laba bersih kuartal I/2020 yang hanya sebesar Rp2,2 miliar.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 19 April 2021  |  20:11 WIB
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Itama Ranoraya Tbk. saat seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (15/10/2019). - Bisnis - Azizah Nur Alfi
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Itama Ranoraya Tbk. saat seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (15/10/2019). - Bisnis - Azizah Nur Alfi

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten distributor jarum suntik, PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA) catatkan kenaikan laba bersih dan pendapatan pada kuartal I/2021 cukup signifikan dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu.

Pada kuartal I/2021, emiten bersandi IRRA ini membukukan kenaikan laba bersih sebesar 853,6 persen menjadi Rp20,91 miliar dibandingkan perolehan laba bersih kuartal I/2020 yang hanya sebesar Rp2,2 miliar.

Lonjakan laba tersebut tersebut bersumber dari perolehan pendapatan perseroan pada kuartal tersebut tercatat sebesar Rp228,17 miliar atau tumbuh 754,1 persen dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp26,71 miliar.

Sementara itu, total aset perseroan meningkat menjadi Rp728,74 miliar meningkat 142,8 persen dari kuartal yang sama tahun lalu. Sementara total liabilitas meningkat menjadi Rp465,55 miliar naik 546,8 persen dibandingkan dengan kuartal I/2020 dengan total ekuitas mencapai Rp263,19 miliar naik 15,4 persen dibandingkan posisi kuartal yang sama tahun lalu.

Pendapatan yang berhasil diraih dari segmen alat kesehatan in vitro tercatat sebesar Rp226,07 miliar atau melonjak 753,9 persen dibandingkan raihan periode yang sama tahun lalu.

Produk swab antigen test menjadi produk urutan teratas penyumbang pendapatan terbesar dalam segmen alat kesehatan in vitro.

Sementara segmen alat kesehatan Non Elektromedik Steril berupa produk alat suntik ADS (Auto Disable Syringe) pada kuartal I/2021 tumbuh 734,2 persen.

Tingginya pertumbuhan laba bersih perseroan tersebut, juga diikuti kenaikan margin laba perseroan. Margin laba usaha perseroan pada kuartal I/2021 naik menjadi 11,5 persen dari margin periode yang sama tahun lalu sebesar 5,2 persen.

Sementara margin laba bersih per kuartal I/2021 meningkat menjadi 9,2 persen dari 8,3 persen pada kuartal I/2020.

Direktur Utama Itama Ranoraya Heru Firdausi Syarif mengungkapkan pencapaian perseroan di kuartal I/2021 sudah sesuai dengan target yang ditetapkan.

Pada 2021, IRRA menargetkan mampu membukukan pertumbuhan 80 persen-100 persen baik untuk pendapatan maupun laba bersih.

“Di tiga bulan pertama tahun ini kami sudah merealisasikan 20 persen-22 persen dari target pendapatan sepanjang 2021, kami bersyukur untuk capaian ini. Kami optimis tahun ini bisa kembali mencapai target," urainya, Senin (19/4/2021).

Selain produk swab antigen test, mesin plasma darah dan produk alat suntik ADS, emiten bersandi IRRA ini mulai menjual produk baru yaitu Avimac yang merupakan produk imunomodulator untuk peningkatan imun tubuh pada kuartal II/2021.

Tahun ini IRRA akan memasarkan Avimac produk imunomodulator untuk peningkatan imun tubuh dengan tahap awal, produksi ditargetkan sebesar 100.000-200.000 botol.

Produk yang semula direncanakan mulai diproduksi di kuartal I/2021 akan mulai di pasarkan di kuartal II/2021.

Avimac adalah produk high imunomodulator dari perusahaan Australia 98 Alive yang dipimpin oleh Prof Max Reynolds dan sudah terdaftar di TGA Australia dan juga sudah memiliki ijin edar dari BPOM dengan merek Avimac.

Proses produksi dilakukan oleh PT Indofarma Tbk (INAF) yang juga sebagai pemilik izin edar, untuk bahan baku berasal dari PT Neumedik Indonesia (Perusahaan Afiliasi), sementara IRRA menjadi Sole Distributor.

Tahun ini, selain agenda realisasi target, perseroan memiliki agenda besar berupa transformasi bisnis yang akan memperbesar peran perseroan di industri Healthcare sebagai Manufacturturing, Clinical Laboratory dan eHealth Services.

“Tahun ini proses transformasi bisnis mulai berjalan dan kami berharap bisa selesai paling lambat tahun depan, sehingga kami bisa menjaga ritme pertumbuhan kami dalam jangka panjang," ujar Heru

IRRA adalah emiten yang bergerak dibidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions) sejak awal tahun 2000. Komitmen kami adalah menjadi penyedia layanan kesehatan yang andal dan berorientasi pelanggan di Indonesia.

Komitmen tersebut dibuktikan dalam portofolio perusahaan telah mendapatkan banyak kemitraan dengan prinsip-prinsip perawatan kesehatan terkemuka baik lokal maupun internasional seperti Oneject, Abbott, Terumo, HMD, Balmed, iGene, dll. Saat ini perseroan memiliki 12 jaringan distribusi (Sub-Distributor) yang menjangkau pelanggan perseroan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan Kinerja Emiten Itama Ranoraya
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top