Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Data PDB China Jadi Bahan Bakar Wall Street Tembus Rekor Tertinggi

indeks Dow Jones Industrial Average mengaut 0,35 persen ke level 34.159,01, sedangkan indeks S&P 500 menguat 0,14 persen ke level 4.176,14 pada awal perdagangan.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 16 April 2021  |  21:09 WIB
Lambang Nasdaq Market Site di Times Square, New York -  Bloomberg / Demetrius Freeman
Lambang Nasdaq Market Site di Times Square, New York - Bloomberg / Demetrius Freeman

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Amerika Serikat kembali menembus rekor tertinggi sepanjang masa setelah data pertumbuhan ekonomi China memicu ekspektasi pemulihan ekonomi global.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Dow Jones Industrial Average mengaut 0,35 persen ke level 34.159,01, sedangkan indeks S&P 500 menguat 0,14 persen ke level 4.176,14 pada awal perdagangan. Di sisi lain, indeks Nasdaq Composite melemah 0,28 persen ke level 13.999,74.

Indeks S&P 500 menuju kenaikan mingguan keenam dalam tujuh hari terakhir menyusul data ekonomi yang kuat dan awal musim laporan keuangan emiten yang menggembirakan.

Reli saham global juga didorong oleh data produk domestik bruto kuartal I/2021 China yang melonjak dengan laju tertinggi. Rangkaian data positif ini menambah optimisme pelaku pasar setelah AS mencatat data penjualan ritel hari Kamis dan data klaim pengangguran mingguan mengisyaratkan pemulihan yang semakin cepat.

Investor akan mencari konfirmasi lebih lanjut dari dimulainya musim laporan keuangan dengan banyak emiten besar merilis kinerja keuangan mereka pekan depan.

"Karena pembukaan kembali ekonomi semakin cepat dalam beberapa bulan mendatang, kami yakin pasar bullish tetap pada pijakan yang kokoh," kata kepala investasi UBS Global Wealth Management Mark Haefele, seperti dikutip Bloomberg.

"Kami mempertahankan bias siklus dan lebih memilih kebijakan sektor konsumen, energi, keuangan, dan industri," lanjutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa as wall street pdb china
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top