Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rupiah Rebound, Kurs Jisdor Ikut Naik ke Rp14.633

Kurs Jisdor menguat 15 poin atau 0,10 persen dari posisi Selasa (14/4/2021) Rp14.648 per dolar AS.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 14 April 2021  |  16:14 WIB
Karyawan menunjukan dolar AS di Jakarta, Rabu (3/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menunjukan dolar AS di Jakarta, Rabu (3/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Kurs rupiah berbalik menguat setelah tiga hari berturut-turut melemah dan berada di posisi Rp14.633 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rabu (14/4/2021).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia hari ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.633 per dolar AS, menguat 15 poin atau 0,10 persen dari posisi Selasa (14/4/2021) Rp14.648 per dolar AS.

Di sisi lain, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah juga ditutup menguat tipis 2,5 poin ke level Rp14.602,5 per dolar AS. Sementara indeks dolar AS terkoreksi 0,1 persen ke level 91,764.

Pada Selasa (13/4/2021) kemarin, rupiah ditutup terdepresiasi 0,07 persen menjadi Rp14.605 per dolar AS.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan penguatan tipis rupiah dipicu oleh pelemahan dolar AS terhadap mata uang lainnya.

"Setelah kenaikan yang lebih besar dari perkiraan dalam ukuran harga konsumen AS tidak memicu kekhawatiran yang lebih luas tentang percepatan inflasi dan pengurangan Federal Reserve," jelas Ibrahim dalam riset hariannya pada Rabu (14/4/2021).

Dia menjelaskan berdasarkan data yang dirilis pada Selasa (13/4/2021) menunjukkan indeks harga konsumen inti (CPI) AS naik 0,3 persen bulan ke bulan pada Maret dan CPI tumbuh 0,6 persen bulan ke bulan, pertumbuhan tertinggi dalam lebih dari delapan setengah bulan.Hal tersebut juga memicu inflasi yang lebih tinggi.

Selain penghentian penggunaan vaksin COVID-19 Johnson & Johnson kemarin juga membuat nilai tukar dolar AS melemah. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS dan FDA menghentikan penggunaan vaksin setelah enam wanita yang menerimanya mengembangkan bentuk pembekuan darah yang langka dan parah. Jeda tersebut diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari.

Sementara penguatan nilai rupiah sebenarnya tidak ditopang dari dalam negeri. Berdasarkan perkembangan peta zonasi per 11 April 2021 menunjukkan terjadi peningkatan zona merah untuk penanganan Covid-19 yang telah terjadi dua minggu berturut-turu.

Peningkatan ini terjadi karena daerah zona oranye berpindah ke zona merah, sementara zona kuning berpindah ke zona oranye.

Sedangkan untuk perdagangan besok Kamis (14/4/2021), mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah di rentang Rp.14.590-Rp.14.635.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah nilai tukar rupiah jisdor
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top