Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Distributor Sepeda Motor Grup Saratoga (MPMX) Targetkan Pendapatan Rp12,85 Triliun pada 2021

pendapatan bersih perseroan tercatat Rp11,18 triliun, turun 32,5 persen dari periode 2019 yang sebesar Rp16,56 triliun.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 12 April 2021  |  16:14 WIB
Distributor Sepeda Motor Grup Saratoga (MPMX) Targetkan Pendapatan Rp12,85 Triliun pada 2021
Mekanik mendemonstrasikan penggunaan produk Honda Injector & Part Cleaner saat peluncurannya di Mitra Pinasthika Mulia Part Centre, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (23/2/2018). - JIBI/Wahyu Darmawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten distributor sepeda motor yang dimiliki mayoritas oleh Saratoga Grup, PT  Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 15 persen pada 2021 setelah pendapatan anjlok akibat pandemi Covid-19 pada 2020.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2020, yang dikutip Senin (12/4/2021), pendapatan bersih perseroan tercatat Rp11,18 triliun, turun 32,5 persen dari periode 2019 yang sebesar Rp16,56 triliun. Artinya, perseroan menargetkan pendapatan dapat tumbuh hingga Rp12,85 triliun.

Adapun, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun turut merosot menjadi Rp118,33 miliar turun 72,67 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp433,06 miliar.

GM Corporate Communication & Sustainability Mitra Pinasthika Mustika Natalia Lusnita menuturkan target pertumbuhan pendapatan dua digit masih realistis mengingat industri otomotif belum sepenuhnya pulih.

"Kami optimistis bahwa strategi efisiensi yang kami jalankan di 2020 ini dapat berjalan dengan baik hingga 2021. Secara umum kami menargetkan kenaikan pendapatan 10 persen--15 persen dengan menjaga positif bottom line di tahun 2021," jelasnya kepada Bisnis, Senin (12/4/2021).

Kendati optimistis, dia memberikan catatan bahwa angka pertumbuhan ini nantinya akan dipengaruhi berbagai faktor internal maupun eksternal.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, emiten bersandi MPMX ini pun menyiapkan sejumlah strategi. Strategi di sektor retail dan distribusi, bertumpu pada kepercayaan pasar akan berangsur pulih seiring dengan membaiknya optimisme pasar, sehingga realisasi peningkatan penjualan dapat terjadi.

"Sementara itu untuk mendukung hal tersebut, koordinasi terus dilakukan dengan leasing company partners untuk mempermudah penyaluran leasing," jelasnya.

Sementara sektor transportasi dan asuransi, perseroan terus berupaya mengembangkan portofolio produk ke konsumen yang secara langsung akan meningkatkan penjualan pada 2021.

Di sisi lain, distributor sepeda motor yang terafiliasi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno ini terus fokus untuk meningkatkan daya saing perusahaan melalui digitalisasi bisnis, perbaikan proses internal, meningkatkan diversifikasi produk.

"Secara aktif mencari potensi untuk pertumbuhan secara non-organik, sehingga kami punya peluang untuk mencapai pertumbuhan yang baik saat kondisi pasar kembali pulih," urainya.

Dari sisi sektoral, bisnis asuransinya menjadi bisnis yang paling bertahan di tengah pandemi Covid-19 pada 2020. MPM Insurance terbukti paling resilient dengan berhasil mempertahankan kinerja yang sehat dengan pendapatan premi bruto tumbuh sebesar 2,7 persen pada 2020 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan pendapatan yang dicatat meningkat 17,8 persen dibandingkan dengan 2019.

Adapun untuk segmen transportasi, pendapatan dari sewa kendaraan, MPMRent tercatat turun sebesar 11,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di segmen distribusi, ritel dan aftermarket, MPMulia, pemimpin pasar distribusi sepeda motor di Jawa Timur dan NTT, mencatat penjualan sebesar 555.000 unit pada 2020 atau turun sebesar 39,2 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, entitas asosiasi JACCS MPMFinance Indonesia mencatatkan rasio kredit bermasalah (Non-performing Loan) lebih dari 90 hari sebesar 2,9 persen akibat imbas meningkatnya jumlah debitur yang kesulitan membayar kredit selama pandemi Covid-19.

Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati menerangkan terus memperkuat kemampuan menghasilkan pendapatan dengan tetap gesit dan fleksibel seiring dengan upaya untuk memanfaatkan semua peluang, bertindak cepat dan tegas dalam lingkungan yang cepat berubah.

"Ke depannya, Perseroan akan terus menerapkan beberapa strategi dimana Perseroan akan terus menjalankan cost leadership dan memperkuat kemampuan digital untuk meningkatkan penawaran dan ketahanan operasional kami," katanya.

Selain itu, perseroan juga terus mendukung upaya pemerintah dalam mengentaskan pandemi Covid-19, dan berharap program vaksinasi yang sedang berjalan dapat mempercepat selesainya pandemi dan pemulihan ekonomi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten mitra pinasthika mustika mpmx
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top