Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Lanjutkan Koreksi, Asing Obral NFCX, BBCA, dan BMRI

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka di posisi 5.973,987 dan langsung melemah 0,35 persen ke posisi 5.945,661 pada pukul 09.02 WIB.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 06 April 2021  |  09:08 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (22/3/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan membuka perdagangan Selasa (6/4/2021) berada di zona merah, melanjutkan pelemahan daripada perdagangan sebelumnya

Pada perdagangan Selasa (6/4/2021) indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka di posisi 5.973,987 dan langsung melemah 0,35 persen ke posisi 5.945,661 pada pukul 09.02 WIB.

Sebanyak 131 saham berhasil menguat, 150 saham terkoreksi, dan 190 saham tidak bergerak daripada perdagangan sebelumnya.

Jajaran top losers dipimpin oleh BANK yang terkoreksi 6,79 persen, MDIA turun 6,58 persen, WSKT turun 6,16 persen, dan WSBP turun 6,06 persen.

Sementara itu, Penguatan IHSG dipimpin oleh ZBRA yang naik 11,11 persen, IKAN naik 5,69 persen, MINA naik 5,41 persen, dan VIVA naik 4,29 persen.

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih pada awal perdagangan dengan nilai mencapai Rp54,46 miliar.

Adapun, sasaran aksi jual oleh asing tertuju pada saham  NFCX dengan nilai Rp19,3 miliar, BBCA mencapai Rp16,9 miliar, dan BMRI Rp1,6 miliar.

Sebelumnya, CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menjelaskan pola gerak IHSG hingga saat ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. 

Fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas masih akan membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

“Namun mengingat kuatnya dan stabilnya kondisi perekonomian Indonesia tentunya membuka peluang bagi IHSG untuk kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya, hari ini IHSG masih berpotensi bergerak dalam rentang terbatas,” tulis William dalam riset harian, Selasa (6/4/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top