Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suku Bunga Murah, Emiten Menara Serbu Perbankan

Sedikitnya ada 3 perusahaan menara yang sudah mengamankan kredit hingga triliunan rupiah dari kredit sindikasi perbankan pekan lalu.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  08:57 WIB
Halaman muka Laporan Tahunan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. 2017. - ptsmn.co.id
Halaman muka Laporan Tahunan PT Sarana Menara Nusantara Tbk. 2017. - ptsmn.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – Menyambut era suku bunga terendah sepanjang sejarah, emiten menara telekomunikasi berlomba-lomba mendapatkan pinjaman dari perbankan.

Sedikitnya ada 3 perusahaan menara yang sudah mengamankan kredit hingga triliunan rupiah dari kredit sindikasi perbankan pekan lalu.

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. (CENT) mengantongi fasilitas pinjaman senilai Rp5,7 triliun yang didapatkan dari Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank Permata.

Sekretaris Perusahaan Centratama Telekomunikasi Indonesia Wiwik Septriandewi menjelaskan perjanjian sindikasi fasilitas perbankan itu ditandatangani pada 24 Februari 2021.

“Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan Centratama Group untuk pembayaran kembali fasilitas pinjaman yang sudah ada selain itu akan digunakan juga untuk pengembangan bisnis Centratama Group,” tulis Wiwik dalam keterbukaan informasi, Jumat (26/2/2021).

Selanjutnya, PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) menerima kredit Rp1 triliun dan/atau nilai setara dalam mata uang dolar AS dari Bank UOB Indonesia.

Kredit itu terdiri dari pinjaman revolving credit facility senilai Rp1 triliun dan bank garansi senilai Rp500 miliar. Namun, revolving credit facility dan bank garansi itu secara bersama-sama tidak boleh melebihi Rp1 triliun.

Manajemen emiten dengan kode saham TOWR itu menyebutkan dana yang didapatkan akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja perseroan dan anak-anak usaha serta menjamin kinerja sehubungan dengan kontrak atau proyek.

Sebelumnya, emiten menara Grup Djarum ini juga sudah mendapatkan fasilitas senilai Rp700 miliar dari JPMorgan Chase Bank Cabang Jakarta. Fasilitas ini merupakan perubahan kelima atas Surat Penawaran Fasilitas Perbankan Tanpa Komitmen dengan JPMorgan.

TOWR juga sempat mendapatkan pinjaman dari Bank Maybank Indonesia senilai Rp500 miliar pada pertengahan bulan lalu yang akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja perseroan dan anak usaha.

Tak ketinggalan, emiten menara PT Bali Towerindo Sentra Tbk. juga sudah mendapatkan pinjaman dari Bank Victoria International dengan Pinjaman Rekening Koran (PRK) senilai Rp5 miliar dan term loan Rp70 miliar.

Wakil Direktur Utama Bali Towerindo Sentra Lily Hidayat mengatakan PRK akan digunakan untuk tambahan modal kerja yang menunjang kegiatan operasional usaha perseroan. Sedangkan term loan akan digunakan untuk pendanaan ulang (refinancing) pembangunan menara telekomunikasi beserta jaringannya dan perangkat Fiber to the x (FTTx) beserta jaringannya.

Untuk diketahui, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Februari 2021 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 3,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 2,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 4,25 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suku bunga acuan emiten menara
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top