Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Januari 2021, Wijaya Karya (WIKA) Kantongi Kontrak Baru Rp1,4 Triliun

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya menjelaskan hingga akhir Januari 2021 perseroan mendapatkan kontrak baru senilai Rp1,4 triliun.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 10 Februari 2021  |  17:13 WIB
Januari 2021, Wijaya Karya (WIKA) Kantongi Kontrak Baru Rp1,4 Triliun
GEDUNG BUMN WIJAYA KARYA. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kontraktor PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. mendapatkan kontrak baru senilai Rp1,4 triliun di sepanjang Januari 2021. Realisasi itu mencerminkan ketercapaian 3,48 persen dari target nilai kontrak baru yang ditetapkan untuk tahun ini senilai Rp40,12 triliun.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya menjelaskan hingga akhir Januari 2021 perseroan mendapatkan kontrak baru senilai Rp1,4 triliun.

Perinciannya, sekitar Rp195 triliun berasal dari proyek infrstruktur, Rp850 miliar dari proyek gedung, Rp250 miliar dari industri precast melalui anak usaha yaitu PT Wijaya Karya Beton, sementara sisanya berasal dari anak usaha yang lain.

“Total tender diikuti sampai dengan saat ini total sekitar Rp15 triliun yang masih berjalan,” kata Mahendra kepada Bisnis, Rabu (10/2/2021).

Oleh karena proses tender masih berlangsung, Mahendra mengatakan belum bisa menyampaikan proyek-proyek tersebut secara mendetail.

Beberapa kontrak baru yang didapatkan emiten berkode saham WIKA itu pada bulan lalu berasal dari proyek Jembatan Kretek 2 di Yogyakarta senilai Rp364,4 miliar dan pembangunan rumah dinas prajurit TNI Angkatan Darat yang tersebar di seluruh Indonesia senilai Rp603,35 miliar.

Adapun, pembangunan Jembatan Kretek 2 di Bantul, Yogyakarta, akan dilakukan WIKA bersama PT Hutama Karya (Persero). Di dalam konsorsium itu, WIKA memiliki porsi sebesar 53 persen.

Selanjutnya, WIKA akan membangun 1.091 rumah dinas TNI AD yang tersebar di seluruh Indonesia pada 14 Komando Utama di 35 titik lokasi sesuai kesatuan AD.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur wijaya karya bumn karya
Editor : Ropesta Sitorus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top