Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Harga Emas Hari Ini, Selasa 12 Januari 2021

Harga emas mulai mampu melepaskan diri dari tekanan pada perdagangan hari ini, Selasa (12/1/2021). Usai tertekan, emas merangkak naik ke level US$1.860 per troy ounce.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  17:34 WIB
Emas batangan./REUTERS/Michael Buholzer -
Emas batangan./REUTERS/Michael Buholzer -

Bisnis.com, JAKARTA - Pergerakan harga emas mulai bangkit dari keterpurukan kendati secara umum berbagaia sentimen yang ada tidak terlalu menguntungkan emas.

Berdasakan data Bloomberg, hingga pukul 23.31 WIB kemarin, harga emas spot tuur tipis 0,04 persen ke level US$1.848,32 per troy ounce. Sementara itu emas berjangka naik 0,71 persen ke levelUS$1.848,40 per troy ounce.

Sepanjang hari ini, emas mulai merangkak naik. Pada pukul 11.34 WIB, harga emas berjangka Comex kontrak Februari 2021 naik 0,02 persen ke level US$1.851,10 per tory ounce. Harga emas spot juga naik 0,30 persen ke level US$1.849,36. Indeks dolar di sisi lain naik 0,14 persen ke level 90,600.

Emas kemudian naik ke level US$1.861 per troy ounce pada pukil 17.30 WIB. Harga emas spot naik 0,96 persen ke level US$1.861,60 per troy ounce sedangkan emas berjangka Comex juga naik 0,63 persen ke posisi US$1.862,4 per troy ounce. 

Pelemahan emas masih akan terus bertahan selama indeks dolar menguat. Dilansir dari Kitconews, pelaku pasar mulai menjagokan doar seiring dengan di tengah kenaikan imbal hasil obligasi AS. Yield acuan obligasi AS tenor 10 tahun mencapai 1,103 persen.

Secara teknis, tren bullish harga emas berjangka mulai pudar. Kenaikan harga selama lima minggu telah melandai. Level resistance harga emas diperkirakan berada di US$1.856 kemudian US$1.875. Adapu level support diprediksi US$1.817 kemudian US$1.800.

Sebagaimana diketahui, harga emas mencetak penurunan terbesar dalam dua bulan terakhir seiring dengan kenaikan mata uang dolar Amerika Serikat. Emas merana saat pasar saham bullish dan imbal hasil obligasi AS menguat. Ekonom OCBC Howie Lee menggambarkan tren tersebut bagai menuangkan air dingin ke emas saat ini.

"Meningkatnya ekspektasi inflasi dan imbal hasil lebih tinggi menarik emas ke arah yang berbeda saat ini. Emas akan sideways saat ini tapi jika ekspektasi inflasi meningkat, kemungkinan bakal naik lagi di akhir tahun," ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (11/1/2021).

17:31 WIB

Emas Spot Naik Hampir 1 Persen

Harga emas spot naik 0,96 persen ke level US$1.861,60 per troy ounce. Emas berjangka Comex juga naik 0,63 persen ke posisi US$1.862,4 per troy ounce. Indeks dolar di sisi lain terpantau melemah 0,03 persen ke posisi 90.440.

14:03 WIB

Emas Mepet Level US$1.860

Harga emas spot maupun Comex terpantau di level US$1.859. Baik emas spot maupun Comex menguat masing-masing 0,44 persen dan 0,83 persen. Indeks dolar di sisi lain turun 0,02 persen ke level 90,450.

11:34 WIB

Emas Comex dan Spot Kompak Menguat

Harga emas berjangka Comex kontrak Februari 2021 naik 0,02 persen ke level US$1.851,10 per tory ounce. Harga emas spot juga naik 0,30 persen ke level US$1.849,36. Indeks dolar di sisi lain naik 0,14 persen ke level 90,600

09:52 WIB

Emas Spot Menguat 2,3 Poin

Harga emas spot naik 2,31 poin atau 0,13 persen ke level US$1.846 per troy ounce. Indeks dolar di sisi lain terpantau menguat 0,13 persen ke elvel 90.590.

08:23 WIB

Emas Comex dan Spot Kompak Melemah

Harga emas berjangka Comex kontrak Februari 2021 turun 0,40 persen ke level US$1.843,4 per tory ounce. Harga emas spot juga turun 0,01 persen ke level US$1.843,77. Indeks dolar di sisi lain naik 0,03 persen ke level 90,49.

05:44 WIB

Emas Spot Turun Tipis

Harga emas spot turun 0,03 persen ke level US$1.843,41 per troy ounce. Emas berjangk Comex di sisi lain menguat 0,46 persen ke level US$1.843,8 per troy ounce. Indeks dolar menguat 0,48 persen ke level 90,53.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Emas Hari Ini Harga Emas Antam harga emas comex
Editor : Rivki Maulana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top