Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Walau PSBB Ketat IHSG Naik 1 Persen, Saham Bank Banten (BEKS) Pimpin Penguatan

Hingga akhir sesi I pukul 11.30 WIB, IHSG naik 1,29 persen atau 81,01 poin menjadi 6.338,85. Sepanjang pagi ini, IHSG bergerak di rentang 6.278,6.369,01.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  11:34 WIB
PT Bank Pembangunan Daerah Banten (BEKS). - Dok. Bank Banten
PT Bank Pembangunan Daerah Banten (BEKS). - Dok. Bank Banten

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan melenggang di zona hijau pada sesi perdagangan pertama awal hari pertama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat Jawa—Bali, Senin, (11/1/2021)

Untuk diketahui, pemerintah sudah mengumumkan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali mulai 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021.

Adapun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menerbitkan Kebijakan yang tertuang dalam Keputusan Gubernur No. 19/2021 dan Peraturan Gubernur No. 3/2021 terkait PSBB ketat.

Pada awal pembukaan pasar pada Senin (11/1/2021) hingga pukul 09.05 WIB, indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau menguat 1,18 persen ke posisi 6.331,97. Adapun, pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG juga ditutup menguat 1,45 persen ke level 6153,63.

Hingga akhir sesi I pukul 11.30 WIB, IHSG naik 1,29 persen atau 81,01 poin menjadi 6.338,85. Sepanjang pagi ini, IHSG bergerak di rentang 6.278,6.369,01.

Adapun, penguatan IHSG dipimpin oleh saham PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) yang naik 25,71 persen ke level Rp88. Sementara itu, saham PT Elnusa Tbk. (ELSA) yang naik 14,15 persen menjadi yang paling laris ditransaksikan.

Sebelumnya, analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan bahwa pasar saat ini menyambut baik periode January Effect tahun ini, di mana pasar dikelilingi banyak optimisme setelah hampir sepanjang tahun lalu dalam tekanan.

Optimisme pemulihan ekonomi baik dari domestik maupun global telah menjadi fokus utama pasar saat ini.

Di pasar domestik, perilisan data cadangan devisa untuk periode Desember 2020 yang menggemuk menjadi US$135,9 juta dibandingkan dengan perilisan sebelumnya, US$133,6 juta semakin meningkatkan optimisme pasar.

Selain itu di pasar global, US ISM Services PMI periode Desember 2020juga berhasil dirilis meningkat menjadi 57,2 dari 55,9 pada perilisan bulan sebelumnya.

"Para pelaku pasar juga mengapresiasi komitmen pemerintah dalam mengoptimalisasikan program pemulihan ekonomi nasional, belum lagi adanya euforia dari establishment of Indonesia Investment Authority yang sangat disikapi positif pasar,” ujar Nafan kepada Bisnis, akhir pekan lalu

Di sisi lain, keputusan Kongres AS yang mengesahkan kemenangan presiden terpilih Joe Biden juga berhasil menjadi tambahan katalis positif bagi indeks komposit.

Nafan memprediksi tren penguatan IHSG masih dapat berlanjut pada pekan ini dengan perkiraan pergerakan di kisaran 6.157,11 – 6.322,67.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top