Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Belum Malam Tahun Baru, Bursa Asia Sudah Pesta Duluan

Mayoritas bursa saham di Asia menguat tajam menyusul pergerakan Wall Street yang menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa akibat sentimen stimulusu US$2,3 triliun.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 29 Desember 2020  |  14:30 WIB
Tokyo Stock Exchange. - Bloomberg
Tokyo Stock Exchange. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa saham di kawasan Asia terus mendapat angin segar dari sentimen stimulus segede gaban di Amerika Serikat.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Topix di Jepang melesar 1,74 persen, disusul indeks Hang Seng di Hong Kong yang juga menguat 0,88 persen.

Indeks Kospi di Korea Selatan juga menggeliat setelah mencetak kenaikan 0,42 persen. Tidak ketinggalan, bursa saham Australia juga bergelora setelah indeks S&P/ASX 200 menguat 0,53 persen.

Adapun menjelang penutupan berakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terpuruk. IHSG terpantau melemah 0,83 persen pada pukul 14.22 WIB. Pelemahan juga terjadi di Bursa Shenzhen yang mana indeks CSI turun 0,42 persen.

Kinerja mayoritas bursa saham di Asia yang menguat sejalan dengan tren di Wall Street yang melesat berkat persetujuan stimulus dampak corona dan pendanaan pemerintahan. Sebelunya, indeks S&P 500 dan indeks Dow Jones Industrial Average menyentuh level tertinggi sepanjang masa.

Pelaku pasar menyambut gembira paket bantuan di Amerika Serikat bernilai ratusan miliar dolar. Ditambah dengan pendanaan pemerintahan, total yang dikeluarkan bernilai US$2,3 triliun.

Goldman Sachs Group Inc langsung mengerek proyek pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal pertama tahun depan karena faktor stimulus.

Michael Cuggino, presiden dan manager portofolio di Permanent Portfolio Family of Funds mengatakan pasar saham adalah tempat investasi yang tepat saat ini.

“Pasar saham memberikan pendapatan yang lebih bagus tahun depan dan saat ini adalah waktu yang tepat karena ekonomi AS bisa keluar dari [pandemi] Covid-19," ujarnya seperti dikutip dari Bloomberg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia stimulus

Sumber : Bloomberg

Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top