Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 1 Desember

Rupiah tertekan bersama mata uang Asia lainnya dan tingginya kasus Covid-19.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  15:25 WIB
Karyawan menghitung dolar AS di Jakarta, Rabu (18/11/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menghitung dolar AS di Jakarta, Rabu (18/11/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Nilai tukar rupiah tak kuasa menahan tekanan jual bersama sejumlah mata uang Asia lainnya pada Senin (30/11/2020), seiring dengan profit taking aset berisiko dan tingginya kasus Covid-19.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup di level Rp14.120. Di awal perdagangan, rupiah sempat dibuka menguat 20 poin ke posisi Rp14.070 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, indeks dolar terpantau melemah 0,09 persen ke level 91,706.

Kinerja rupiah hari ini bernasib sama dengan mayoritas mata uang. Sebagian besar mata uang Asia melemah terhadap dolar AS. Hanya dolar Singapura yang tercatat menguat di antara 11 mata uang Asia.

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat terbatas (ratas) yang digelar pada Senin (30/11/2020) menyampaikan bahwa tren kasus Covid-19 selama sepekan terakhir memburuk jika dibandingkan pekan sebelumnya.

Jokowi menyampaikan bahwa angka kasus aktif nasional pada pekan ini menyentuh angka 13,41 persen. Meskipun masih di bawah angka kasus aktif dunia, tapi Jokowi meyatakan angkanya memburuk jika dibandingkan pekan sebelumnya.

Presiden Jokowi menyoroti kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan DKI Jakarta yang mencatat peningkatan drastis dalam beberapa hari terakhir. Presiden pun memerintahkan adanya perhatian khusus dalam penanganan Covid-19 di kedua provinsi tersebut.

Hingga 30 November 2020, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 538.883 jiwa, dengan penambahan harian 4.617 kasus. Jumlah yang dirawat 71.420 jiwa, atau 13,25 persen dari kasus positif.

Budi Hikmat, Kepala Makroekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management menyatakan rupiah masih berpotensi berada di bawah level Rp14.000 per dolar AS pada akhir tahun.

Hal ini didukung dengan sentimen-sentimen perbaikan ekonomi Indonesia tahun depan, dan harapan akan vaksin yang mulai didistribusikan.

Simak pergerakan rupiah hari ini secara live.

15:24 WIB

Mata uang rupiah ditutup melemah 10 poin

Mata uang rupiah ditutup melemah 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.130 per dolar AS.

Indeks dolar AS koreksi 0,15 persen menuju 91,73.

11:52 WIB

Pukul 10.40 WIB, rupiah koreksi 15 poin

Pukul 10.40 WIB, rupiah koreksi 15 poin atau 0,11 persen menuju Rp14.135 per dolar AS.

Sementara itu, pada pukul 10.50 WIB, indeks dolar AS turun 0,05 persen ke level 91,825.

10:21 WIB

Pukul 10.07 WIB, rupiah koreksi 15 poin

Pukul 10.07 WIB, rupiah koreksi 15 poin atau 0,11 persen menuju Rp14.135 per dolar AS.

Rupiah koreksi bersama mayoritas mata uang Asia lainnya. Indeks dolar AS turun 0,05 persen ke level 91,827.

09:16 WIB

Pukul 09.08 WIB, rupiah koreksi tipis

Pukul 09.08 WIB, rupiah koreksi tipis 2,5 poin atau 0,02 persen menuju Rp14.122,5 per dolar AS.

Rupiah koreksi bersama mayoritas mata uang Asia lainnya. Indeks dolar AS naik tipis 0,01 persen ke level 91,877.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah Rupiah Virus Corona
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top