Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Topang Ekspansi, Waskita Karya (WSKT) Siap Emisi Obligasi Rp2 Triliun

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. siap menerbitkan obligasi dengan target Rp1 triliun hingga Rp2 triliun untuk menopang ekspansi. Selain digunakan untuk modal kerja, dana hasil penerbitan obligasi juga akan dipakai untuk penyelesaian proyek jalan tol milik anak usaha.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 27 November 2020  |  10:49 WIB
Gedung Waskita Heritage. Gedung ini merupakan kantor pusat PT Waskita Karya (Persero) Tbk, terletak di Jalan M.T Haryono, Jakarta. - istimewa
Gedung Waskita Heritage. Gedung ini merupakan kantor pusat PT Waskita Karya (Persero) Tbk, terletak di Jalan M.T Haryono, Jakarta. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk.  siap menerbitkan obligasi dengan target penghimpunan dana Rp1 triliun hingga Rp2 triliun untuk menunjang ekspansi, baik untuk modal kerja konstruksi maupun investasi di sejumlah proyek.

SVP Corporate Secretary Waskita Ratna Ningrum mengatakan perseroan telah menunjuk underwriter dan lembaga penunjang untuk mendukung pelaksanaan aksi korporasi tersebut. Dia menambahkan, perseroan berniat merilis obligasi tenor satu hingga tahun dan diharapkan prosesnya tuntas pada Januari 2021.

"Manajemen melihat bahwa appetite dari pasar modal untuk obligasi jangka panjang belum terlalu besar akibat pandemi Covid-19", jelas Ratna melalui keterangan resmi, Jumat (27/11/2020).

Menurut Ratna, obligasi yang akan diterbitkan merupakan tahap kedua dari Penawaran Umum Berkelanjutan IV Waskita Karya. Sebelumnya pada Agustus 2020 lalu, emiten bersandi saham WSKT itu telah merampungkan tahap pertama PUB IV senilai Rp135,5 miliar. Adapun total target dana dalam PUB IV mencapai Rp4,95 triliun.

Menurut Ratna, tambahan dana segar dari penerbitan surat utang dibutuhkan karena likuiditas perseroan turut terdampak pandemi Covid-19. Pagebluk menyebabkan pembayaran sejumlah proyek dengan nilai signifikan mundur.  

Untuk diketahui, rencana pembayaran dari sejumlah proyek tahun ini tertunda, seperti  LRT Palembang senilai Rp1,9 Triliun dan Tol Trans Terbanggi Besar - Kayu Agung porsi VGF Japek Selatan sebesar Rp1,7 Triliun.

Di sisi lain, WSKT butuh modal kerja untuk menggarap sejumlah proyek baru. Per akhir Oktober, Waskita telah mencatatkan perolehan Nilai Kontrak Baru senilai Rp15 Triliun yang berasal dari proyek jalan tol, gedung, bendungan, EPC, dan irigasi.

Selain modal kerja, dana hasil penerbitan obligasi juga akan digunakan untuk penyelesaian 17 ruas tol yang konsesinya dimiliki anak usaha PT Waskita Toll Road.  Hingga saat ini, terdapat 6 ruas yang telah beroperasi penuh dan 4 ruas beroperasi sebagian, dan sisanya dalam proses konstruksi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi BUMN waskita karya
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top