Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jual Saham Tol Becakayu, Saham BUMN Waskita Karya (WSKT) Diborong Asing

Saham BUMN Waskita Karya (WSKT) naik 3,41 persen setelah mengumumkan divestasi 30 persen saham operator jalan tol Becakayu. Dalam sebulan terakhir, saham WSKT telah melonjak 45 persen.
Dwi Nicken Tari & Rivki Maulana
Dwi Nicken Tari & Rivki Maulana - Bisnis.com 19 November 2020  |  16:24 WIB
Gerbang Tol Brebes Barat, Jalan Tol Pejagan-Pemalang. Jalan tol ini sepanjang 57,5 kilometer ini dikelola oleh PT Pejagan Pemalang Toll Road. Jalan tol ini juga merupakan 1 dari 18 ruas tol yang konsesinya dimiliki Waskita Karya. - wtr.co.id
Gerbang Tol Brebes Barat, Jalan Tol Pejagan-Pemalang. Jalan tol ini sepanjang 57,5 kilometer ini dikelola oleh PT Pejagan Pemalang Toll Road. Jalan tol ini juga merupakan 1 dari 18 ruas tol yang konsesinya dimiliki Waskita Karya. - wtr.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Waskita Karya (Persero) naik 35 poin atau 3,41 persen ke level 1.060 pada perdagangan hari ini, Kamis (19/11/2020). Saham Waskita Karya melejit setelah mengumumkan divestasi 30 persen saham operator jalan tol Bekasi - Cawang - Kampung Melayu (Becakayu).

Berdasarkan data Bloomberg, saham Waskita Karya dibuka di level 1.025 atau sama dengan posisi penutupan kemarin. Sepanjang perdagangan saham Waskita Karya bergerak di rentang 1.015 hingga 1.070.

Total perdagangan saham berkode WSKT mencapai 126 juta lembar dengan nilai transaksi Rp132 miliar. Investor asing mencetak nilai beli bersih atau net buy sebesar Rp10,83 miliar.

Berdasarkan volume, data Bursa Efek Indonesia menunjukkan, investor asing memborong saham Waskita Karya sebanyak 20,99 juta lembar dan di sisi lain menjual hanay 4,38 juta. Walhasil, volume beli bersih mencapai 16,61 juta lembar.

Kinerja saham Waskita Karya hari ini membuat performa secara kumulatif meningkat cukup pesat. Dalam sebulan terakhir, saham WKST naik 45,21 persen. Sementara itu dalam enam bulan terakhi, saham WKST melonjak 75,21 persen. Adapun dalam periode tahun berjalan, saham WKT masih terdepresiasi 28,62 persen.

Hari ini, Waskita Karya mengumumkan anak usaha perseroan, PT Waskita Toll Road (WTR) meraup dana sebesar Rp550 miliar dari divestasi saham operator jalan tol Becakayu.

Director of Business Development & Quality, Safety, Health & Environment Waskita Karya Fery Hendriyanto menyampaikan WTR telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) pada Agustus 2020. WTR melepas 30 persen sahamnya di PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM), operator jalan tol Becakayu .

“Sebelumnya, kepemilikan saham WTR pada KKDM sebesar 99,7 persen. WTR lalu mengalihkan 30 persen sahamnya kepada Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh,” kata Fery melalui keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (19/11/2020).

RDPT yang diterbitkan tersebut berbasis saham yang diracik oleh perusahaan manajer investasi PT Danareksa Investment Management. Bertindak sebagai bank kustodian adalah PT Bank Central Asia Tbk.

Fery menyebut proses divestasi melalui penerbitan RDPT tersebut telah dimulai sejak Mei 2020. Setelah PPJB ditandatangani, dilakukan pula penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) pada 18 November 2020 setelah seluruh dokumen dan legalitas terpenuhi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol waskita karya
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top