Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Live

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 23 November 2020

Secara internal, pelemahan rupiah akibat respons negatif pasar atas keputusan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 23 November 2020  |  15:08 WIB
Karyawan menghitung dolar AS di Jakarta, Rabu (18/11/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan menghitung dolar AS di Jakarta, Rabu (18/11/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah diperkirakan melanjutkan pergerakan di zona merah pada perdagangan hari ini, Senin (23/11/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pada akhir pekan lalu, Jumat (20/11/2020), mata uang Garuda ditutup di level Rp14.165 per dolar AS setelah melemah 10 poin atau 0,07 persen dari posisi hari sebelumnya.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan secara internal, pelemahan rupiah akibat respons negatif pasar atas keputusan Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen.

Menurut Ibrahim, keputusan BI menurunkan suku bunga di luar dugaan pasar karena para analis memperkirakan BI masih akan mempertahankan suku bunga acuan bulan ini dan baru akan memangkas 7DRRR pada Desember mendatang.

 “Waktu yang tepat untuk menurunkan suku bunga sebenarnya di Desember, bukan November di mana secara bersamaan Bank Sentral Global seperti The Fed, ECB dan BoE akan bersama-sama menurunkan suku bunga,” tuturnya dalam riset harian, seperti dikutip Bisnis, Minggu (22/11/2020)

Selain itu, ditambah kekecewaan pasar atas kabar mengenai kemungkinan proses vaksinasi massal di Indonesia mundur dari jadwal yang sebelumnya disebut pemerintah karena vaksin masih belum tersedia hingga saat ini.

“Wajar kalau mata uang Garuda melemah dalam perdagangan penutupan akhir pekan walaupun ada kabar baik di mana Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal III/2020 surplus sebesar US$2,1 miliar,” imbuhnya.

Adapun untuk perdagangan hari ini, dia memprediksi nilai tukar rupiah kemungkinan akan dibuka fluktuatif. Namun mata uang Garuda diramalkan akan loyo sehingga berpotensi ditutup melemah.

“Sekitar sebesar 10-100 poin  di level 14.135—14.180,” tutup Ibrahim.

15:08 WIB

Pukul 14.59 WIB: Rupiah Ditutup Menguat 16 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 16 poin atau 0,11 persen ke level Rp14.149 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,144 poin atau 0,16 persen ke level 92,248 pada pukul 14.54 WIB.

14:25 WIB

Pukul 14.13 WIB: Rupiah Menguat 6 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 6 poin atau 0,05 persen ke level Rp14.158 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,118 poin atau 0,13 persen ke level 92,274 pada pukul 14.14 WIB.

11:15 WIB

Pukul 10.34 WIB: Rupiah Menguat 17 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 17 poin atau 0,12 persen ke level Rp14.147 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,128 poin atau 0,14 persen ke level 92,264 pada pukul 11.02 WIB.

10:11 WIB

Pukul 10.01 WIB: Rupiah Menguat 15 Poin

Nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau menguat 15 poin atau 0,11 persen ke level Rp14.150 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,15 poin atau 0,16 persen ke level 92,242 pada pukul 09.56 WIB.

09:04 WIB

Rupiah Dibuka Menguat

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat 3 poin atau 0,02 persen ke level Rp14.162 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,151 poin atau 0,16 persen ke level 92,241 pada pukul 08.52 WIB.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah Rupiah
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top