Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IHSG Diperkirakan Awali Pekan Ini di Zona Merah, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas

Tim analis memperkirakan, selama IHSG  belum mampu menguat di atas 5,520, maka pergerakan IHSG diperkirakan tertekan.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 16 November 2020  |  06:58 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (12/11/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA- Tim analis MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (16/11/2020) akan bergerak melemah. 

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan pekan lalu (13/11), IHSG bergerak menguat tipis 0,1 persen dan ditutup pada level 5,461. 

Tim analis memperkirakan, selama IHSG  belum mampu menguat di atas 5,520, maka pergerakan IHSG tengah berada di awal wave iv dari wave (v) dari wave [iii]. 

Adapun, level koreksi wave iv berada pada area 5,350-5,412. Area tersebut juga diperkirakan akan sekaligus untuk menutup jarak di bawah.

"Level support terkonfirmasi adalah 5.390 dan 5.250 serta level resistance terkonfirmasi adalah 5.520 dan 5.600," demikian kutipan laporan tersebut pada Senin (16/11/2020).

Berikut saham pilihan MNC Sekuritas untuk diperdagangkan hari ini:

 

BMRI - Accum Buy (6.250)

Jumat (13/11) pekan lalu, BMRI bergerak menguat 1,2 persen dan ditutup di level 6.250. Selama BMRI belum mampu bergerak di atas 6.525, maka saat ini posisi BMRI masih berada di wave 4 dari wave (C) pada skenario biru. BMRI baru akan terkonfirmasi bergerak membentuk wave 5 bila mampu menembus resistance 6.525.

Accum Buy: 5.850-6.075

Target Price: 6.525, 6.800

Stoploss: below 5.775

 

EXCL - Buy on Weakness (2,290)

Menutup Jumat (13/11), EXCL bergerak menguat tipis dan ditutup di level 2.290. Selama belum mampu menguat di atas 2.370, maka posisi EXCL saat ini sedang berada di wave (ii) dari wave [iii] dari wave 3 dari wave (C). Sehingga, EXCL diperkirakan masih berpeluang koreksi terlebih dahulu dan setelah terkonfirmasi membentuk wave (ii), maka EXCL akan berbalik menguat. Manfaatkan koreksi ini sebagai buy on weakness.

Buy on Weakness: 2.200-2.250

Target Price: 2.500, 2.650

Stoploss: below 2.120

 

TINS - Buy on Weakness (1.030)

Pada perdagangan Jumat (13/11), TINS ditutup menguat 2 persen ke level 1.030. Saat ini, posisi TINS diperkirakan sedang berada di wave 4 dari wave (5). Hal tersebut berarti, TINS masih rentan untuk terkoreksi kembali sebelum berbalik menguat dan menembus resistancenya di 1.120.

Buy on Weakness: 950-1.020

Target Price: 1.150, 1.190

Stoploss: below 940

 

ACES - Sell on Strength (1.755)

ACES ditutup menguat 2 persen dan ditutup 1.755 pada perdagangan Jumat kemarin (13/11). Posisi ACES saat ini sudah berada di akhir wave (v) dari wave [a] dari wave 5, sehingga penguatan ACES akan cenderung terbatas dan rentan terkoreksi untuk membentuk wave [b] terlebih dahulu. Level koreksi ACES kami perkirakan minimal berada di 1,700, selanjutnya di 1,625 dan idealnya di 1.575. Level koreksi tersebut dapat dijadikan level buyback.

Sell on Strength: 1.755-1.770

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top