Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank Sentral Eropa Tahan Suku Bunga 0 Persen, Euro Makin Tertekan Dolar AS

ECB mempertahankan kebijakan longgar saat ini, dengan tingkat suku bunga tetap 0.00 persen.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 30 Oktober 2020  |  05:43 WIB
Mata uang euro. -  Akos Stiller / Bloomberg
Mata uang euro. - Akos Stiller / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ ECB) memutuskan menahan tingkat suku bunga rendah, yang menyebabkan mata uang euro melemah.

Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan ECB memertahankan tingkat suku bunga pada hari Kamis (29/10/2020). Rapat petinggi ECB pun menyatakan tidak akan mengubah kebijakan hingga melihat keadaan di bulan Desember mendatang.

Presiden European Central Bank Christine Lagarde menyampaikan kondisi nampak memburuk dan pemulihan ekonomi turun akibat peningkatan penyebaran virus Covid-19.

Lagarde memandang kondisi ekonomi yang memburuk untuk kuartal IV/2020. Namun, ECB tidak akan memberikan pandangan menyeluruh hingga melihat hasil pada pertemuan bulan Desember mendatang.

ECB juga mempertahankan kebijakan longgar saat ini, dengan tingkat suku bunga tetap 0.00 persen. ECB akan melakukan pelonggaran lebih jauh jika diperlukan, tetapi baru akan menghentikan pelonggaran jika tingkat inflasi mencapai target yang sudah disepakati, yaitu mendekati 2 persen.

"Mata uang EUR-USD bergerak turun ke level terendah 1.1679 setelah pengumuman. Namun, pelemahan tersebut lebih disebabkan penguatan dolar AS di tengah meningkatnya sikap hati-hati menjelang pemilu AS pekan depan," papar Monex.

Pada perdagangan Jumat (30/10/2020) pukul 05.24 WIB, mata uang euro koreksi 0,03 persen menjadi 1,1670 per dolar AS. 0,59 93,955.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dolar as euro bank sentral eropa
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top