Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Demo Omnibus Law Berlangsung Aman, IHSG Siap Naik Lagi

IHSG ditutup menguat setelah bank Indonesia menetapkan suku bunga pada level 4 persen yang dinilai masih sejalan dengan langkah pemulihan ekonomi nasional.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 14 Oktober 2020  |  08:10 WIB
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – Artha Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak menguat pada perdagangan Rabu (14/10/2020).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup pada level 5.132,57, menguat 0,78 persen pada perdagangan Selasa (13/10/2020).

Hal ini didorong oleh penguatan sektor finance (+2,01 persen) dan Misc-Ind (+0,83 persen).

“IHSG ditutup menguat setelah bank Indonesia menetapkan suku bunga pada level 4 persen yang dinilai masih sejalan dengan langkah pemulihan ekonomi nasional,” tulis tim analis Artha Sekuritas.

Adapun, tim analis memprediksi indeks acuan akan kembali menguat dengan level resistance 5.154 hingga 5.177 dan level support 5.041 hingga 5.086.

Secara teknikal, candlestick membentuk higher high dan higher low yang mengindikasikan trend bullish masih kuat.

“Namun perlu diwaspadai adanya potensi profit taking dalam jangka pendek,” ungkap tim analis.

Pergerakan indeks pada hari ini diyakini masih didorong optimisme dampak baik perekonomian dari omnibus law serta suku bunga BI yang ditahan di level 4 persen sejalan dengan langkah pemulihan ekonomi nasional.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top