Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dari BBCA hingga UNVR, Ini Saham-Saham Pilihan Indeks Bisnis-27

Indeks Bisnis-27 berisi saham-saham dengan kapitalisasi pasar dan berfundamental keuangan yang baik sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Tim Riset Bisnis Indonesia dan Komite Indeks Bisnis-27.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 02 Oktober 2020  |  18:50 WIB
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Bisnis-27 belum mampu keluar dari zona merah sepanjang enam bulan terakhir. Namun demikian, sejumlah saham dinilai prospektif pada kuartal IV/2020.

Analis Bisnis Indonesia Resources Center Anida ul Masruroh mengatakan faktor utama penekan performa indeks Bisnis-27 berasal dari posisi investor yang masih risk off pada masa pandemi.

“Terutama investor asing yang melepas kepemilikan saham big caps konstituen indeks Bisnis-27,” tulis Anida dalam laporan terbarunya, Jumat (2/10/2020).

Sepanjang dua kuartal terakhir, Anida menjelaskan faktor penanganan pandemi Covid-19 yang belum meksimal menjadi salah satu sentimen yang menekan indeks Bisnis-27.

Selain itu, tarik ulur pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga menambah pesimisme pelaku pasar akan pemulihan ekonomi.

Di sisi lain, sentimen positif dari perkembangan uji coba vaksin Covid-19 tetap menjadi angin segar bagi investor untuk lebih percaya diri masuk ke pasar saham. Dengan demikian, diharapkan pergerakan indeks Bisnis-27 mampu rebound menjelang akhir tahun.

Saham-saham perbankan disebut Anida patut untuk dicermati investor pada kuartal IV/2020 ini seperti saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.

Keempat saham perbankan tersebut dinilai prospektif pada sisa tiga bulan tahun ini memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi secara bertahap.

Selain itu, saham dari sektor defensif seperti INDF, ICBP, dan UNVR juga bisa menjadi pilihan karena sudah teruji tangguh dalam melewati pandemi selama enam bulan terakhir.

Pada akhir perdagangan Jumat (2/10/2020), indeks Bisnis-27 ditutup turun 5,47 poin ke level 431 bersamaan dengan pelemahan IHSG sebesar 0,87 persen menjadi 4.926.

Indeks Bisnis-27 berisi saham-saham dengan kapitalisasi pasar dan berfundamental keuangan yang baik sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Tim Riset Bisnis Indonesia dan Komite Indeks Bisnis-27.

Dari 24 indeks saham nonsektoral di Bursa Efek Indonesia, indeks Bisnis-27 menempati posisi keenam kinerja terbaik sejak awal tahun sebesar 22,22 persen setelah indeks Papan Pengembangan, IDX SMC Composite, PEFINDO25, IDXG30, dan IHSG.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham indeks bisnis27
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top