Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jangan Ketinggalan! ORI018 Jadi SBN Ritel Terakhir Tahun Ini

ORI018 ini merupakan SBN ritel yang sifatnya tradable dan yang terakhir diterbitkan oleh pemerintah tahun ini.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 01 Oktober 2020  |  11:59 WIB
Karyawati menunjukan Uang Rupiah dan Dollar AS di salah satu kantor cabang Bank BNI di Jakarta, Kamis (3/9/2020).  Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawati menunjukan Uang Rupiah dan Dollar AS di salah satu kantor cabang Bank BNI di Jakarta, Kamis (3/9/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah telah membuka penawaran obligasi ritel negara (ORI) seri ORI018 hari ini, Kamis (1/10/2020). Adapun, ORI018 merupakan SBN ritel terakhir yang akan diterbitkan pemerintah pada 2020.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman menyampaikan masa penawaran ORI018 pada 1 Oktober 2020 pukul 09.00 WIB hingga 21 Oktober 2020 pukul 10.00 WIB.

“ORI018 ini merupakan SBN ritel yang sifatnya tradable dan yang terakhir diterbitkan oleh pemerintah tahun ini. Ini merupakan kesempatan terakhir untuk investor ritel membeli SBN ritel seri ORI018 ,” kata Luky dalam acara Virtual Launching ORI018, Kamis (1/10/2020).

Luky menyebutkan bahwa dana yang dihimpun dari ORI018 akan digunakan untuk pendanaan APBN 2020 dengan fokus pemerintah kepada tiga sektor yaitu kesehatan, social safety net, dan dunia usaha khususnya UMKM.

Adapun, pada masa pandemi ini defisit pemerintah telah direlaksasi sehingga dapat melebihi 3 persen dari PDB. Luky menyebut, defisit APBN pada tahun ini mencapai 6,34 persen dan untuk itu diperlukan sumber pembiayaan ekstra salah satunya dengan menerbitkan SBN ritel.

Melihat fitur ORI018, instrumen ini dipercaya lebih aman dan dapat memberikan keuntungan yang bersaing di pasar pada masa pandemi.

“Justru di masa pandemi ini kami sangat mendorong masyarakat untuk lebih banyak berinvetasi. ORI018 merupakan instrumen investasi yang sangat tepat di masa pandemi,” tutur Luky.

Selama tiga bulan terakhir, pemerintah lewat Kementerian Keuangan telah menerbitkan SBN ritel sebanyak dua kali yaitu ORI017 dan SR013.

Adapun, minat masyarakat untuk mengakumulasikan SBN ritel terlihat tinggi dengan penjualan ORI017 mencapai Rp18,3 triliun dan SR013 senilai Rp25,6 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi Obligasi obligasi ritel indonesia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top