Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sempat di Atas Angin, IHSG Ditutup Melemah 0,56 Persen

Sebanyak 7 sektor saham melemah dan hanya 3 sektor yang menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (29/9/2020).
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 29 September 2020  |  15:35 WIB
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pada perdagangan Rabu (10/9) IHSG sempat mengalami trading halt dan ditutup anjlok 5,01% atau 257,91 poin menjadi 4.891,46. Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Pada perdagangan Rabu (10/9) IHSG sempat mengalami trading halt dan ditutup anjlok 5,01% atau 257,91 poin menjadi 4.891,46. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus parkir di zona merah akibat tekanan aksi jual menjelang akhir perdagangan di sesi kedua hari ini, Selasa (29/9/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 27,45 poin atau 0,56 persen pada perdagangan hari ini. Hingga akhir sesi pertama, IHSG sempat masih mencatat penguatan 0,40 persen. Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di rentang 4.859,78 hingga 4.950,96.

Total transaksi perdagangan hari ini mencapai 11,31 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp6,9 triliun. Investor asing mencatat nilai jual bersih asing atau net sell sebesar Rp341,93 miliar.

Sebanyak 7 sektor saham melemah dan sisanya menguat. Sektor aneka industri dan industri dasar menjadi pemimpin pelemahan dengan pelemahan masing-masing 2,33 persen dan 1,17 persen. Adapun kinerja sektor pertambangan yang moncer menahan indeks terkoreksi lebih dalam.

Saham PT Astra International Tbk. dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk memimpin pelemahan dengan koreksi masing-masing 3,59 persen dan 2,94 persen. Saham PT Barito Pacific Tbk. menyusul dengan pelemahan 2,14 persen.

Di sisi lain, indeks Jakmine yang merupakan tempat berhimpun saham-saham pertambangan naik 0,40 persen. Sejumlah saham pertambangan batu bara mencetak kenaikan, antara lain PT Adaro Energy Tbk. (+3,10 persen), PT Indika Energy Tbk. (+2,14 persen), PT Bukit Asam Tbk (+0,76 persen).

Sementara itu, mayoritas bursa Asia ditutup variatif ditandai dengan penguatan indeks Jepang Nikkei 225 sebesar 0,12 persen dan pelemahan indeks Hongkong Hang Seng sebesar 0,85 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top