Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gagal Manfaatkan Momentum Pelemahan Dolar, Rupiah Dibuka Melemah

Nilai tukar rupiah di pasar spot turun tipis 0,03 persen menjadi Rp14.877 per dolar AS pada Senin (28/9/2020)
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 28 September 2020  |  09:21 WIB
Karyawati menghitung uang rupiah dan dollar AS di salah satu bank di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati menghitung uang rupiah dan dollar AS di salah satu bank di Jakarta, Kamis (10/9/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan Senin (28/9/2020).

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot turun tipis 0,03 persen menjadi Rp14.877 per dolar AS pada Senin (28/9/2020) pukul 09.07 WIB. Sejak awal tahun, depresiasi rupiah mencapai 7,29 persen.

Mata uang garuda dibuka pada level Rp14.875 per dolar AS dari level penutupan pekan lalu senilai Rp14.872 per dolar AS.

Rupiah tampaknya tak mampu mengambil kesempatan ketika indek dolar AS melemah 0,10 persen menjadi 94.548 pagi ini.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim memperkirakan rupiah masih mampu menguat pekan ini walaupun tidak terlalu tinggi antara 5—30 poin pada kisaran Rp14.850 - Ro14.900 pada perdagangan hari ini.

“Informasi yang positif baik dari eksternal dan internal membuat pelaku pasar kembali optiitsit sbahwa ekonomi Indonesia walaupun terjadi resesi namun akan kembali bangkit,” tulis Ibrahim, dikutip Senin (28/9/2020).

Sementara itu, mata uang Asia bergerak variatif. dolar Singapura, dola Taiwan, peso Filipina, dan ringgi Malaysia bergerak menguat terhadap dolar AS.

Adapun pelemahan rupiah juga diikuti oleh won Korea dan baht Thailand.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top