Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Eropa Merosot di Tengah Kecemasan Pemulihan Ekonomi

Indeks Stoxx Europe 600 turun 1% di London, memperdalam kerugian setelah perdagangan Wall Street dimulai.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 25 September 2020  |  05:14 WIB
Stoxx. -  Alex Kraus / Bloomberg
Stoxx. - Alex Kraus / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Saham Eropa ditutup koreksi setelah laporan ekonomi AS yang beragam tidak banyak membantu meyakinkan investor yang khawatir tentang pemulihan yang melambat tanpa stimulus lebih lanjut.

Mengutip Bloomberg, pada perdagangan Kamis (24/9/2020) Indeks Stoxx Europe 600 turun 1% di London, memperdalam kerugian setelah perdagangan Wall Street dimulai.

Sebagian besar sektor Eropa jatuh, termasuk bank, yang sempat menguat setelah menerima pinjaman baru yang ditargetkan dari Bank Sentral Eropa.

Stoxx 600 berada di jalur untuk mingguan terburuk sejak Juni, dirugikan oleh virus yang terkait dengan Eropa dan pesimisme tentang prospek stimulus fiskal AS lebih lanjut.

“Lebih banyak suasana penjualan di seluruh aset berisiko. Ini lebih berkaitan dengan aksi ambil untung yang pragmatis yang dilakukan secara nyata,” Stephane Barbier de la Serre, ahli strategi makro di Makor Capital Markets.

Dalam berita khusus saham, Cineworld Group Plc jatuh setelah peringatan permintaan kredibilitas bisa dilanggar pada akhir tahun. Pemasok militer Jerman, Hensoldt AG mengumpulkan 400 juta euro (US$ 466 juta) dalam penawaran umum perdana yang berada di bagian bawah kisaran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa bursa global

Sumber : bloomberg

Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top