Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Sreeya Sewu (SIPD) Naik Hampir 20 Persen, Diborong Owner?

Sejak awal tahun, harga saham Sreeya Sewu Indonesia (SIPD) sudah naik 41,18 persen.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 23 September 2020  |  15:49 WIB
Theo Lekatompessy, Komisaris Independen Sierad Produce (Kanan) dan Tommy Wattimena Direktur Utama Sierad Produce (Kiri). - sieradproduce.
Theo Lekatompessy, Komisaris Independen Sierad Produce (Kanan) dan Tommy Wattimena Direktur Utama Sierad Produce (Kiri). - sieradproduce.

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk melonjak 19,40 persen ke posisi 1.200 pada perdagangan hari ini, Rabu (23/9/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, saham berkode SIPD dibuka di posisi 1.100 atau naik 95 poin dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin. Sepanjang perdagangan, saham SIPD bergerak di rentang 1.095 hingga 1.200.

Kenaikan harga saham SIPD hari ini membuat laju saham emiten perunggasan itu melesat 15,38 persen dalam sepekan. Adapun sejak awal tahun, harga saham SIPD sudah naik 41,18 persen.

Sepanjang September 2020, saham SIPD tercatat sudah empat kali melonjak. Selain hari ini, saham SIPD juga tercatat melesat pada 4 September (18,81 persen), 11 September (11,44 persen), dan 17 September (14,42 persen).

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dilansir manajemen SIPD di Bursa Efek Indonesia, pada 4 September PT Great Giant Pineapple melakukan transaksi pembelian saham sebanyak 282.800 lembar dengan harga pembelian 1.095 hingga 1.200.

Setelah transaksi, persentase kepemilikan saham perusahaan tersebut naik menjadi 86,46 persen dari sebelumnya 86,44 persen. Untuk diketahui, Great Giant Pineapple adalah pemegang saham mayoritas SIPD sejak 2015.

Saat perusahaan yang tergabung dalam Grup Gunung Sewu itu aktif bertransaksi, saham SIPD naik 18,81 persen.

Di sisi lain, Direktur Utama Sierad Produce Tommy Wattimena sebelumnya mengatakan akan menjaga momentum pertumbuhan pada 2020. Hal itu melalui serangkaian inovasi baru dan diferensiasi pasar.

Tommy mengatakan perseroan mengeluarkan inovasi strategis dalam mengembangkan usaha pada 2020. SIPD mengklaim berhasil menerapkan “Halal Blockchain” di rumah potong ayam pada tahun ini.

“Inovasi ini merupakan transformasi digital atas integritas dan transparansi data pada proses di rumah potong ayam perseroan sehingga selain jaminan kualitas produk, para pelanggan juga dapat secara langsung melakukan ketelusuran proses halal atas produk,” paparnya melalui siaran pers.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sierad Produce
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top