Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Eropa Melemah Tertekan Saham Otomotif dan Perbankan

Harga saham di kawasan Eropa masih berada sekitar 4 persen di bawah level puncak yang dicapai setelah lockdown pada pertengahan Juli.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 07 Agustus 2020  |  15:36 WIB
Bursa Efek Frankfurt. -  Alex Kraus / Bloomberg
Bursa Efek Frankfurt. - Alex Kraus / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks saham di Bursa Eropa dibuka di zona merah pada awal perdagangan Jumat (7/8/2020) menyusul pelemahan di Bursa Asia.

Mengutip data Bloomberg pada Jumat (7/8/2020), indeks Stoxx Europe 600 melemah tipis 0,3 persen pada pukul 08.22 pagi di London. Tekanan terhadap indeks dipimpin oleh pelemahan saham otomotif dan perbankan.

Sementara itu, indeks saham di Jerman dibuka di zona hijau dengan penguatan indeks DAX sebesar 0,15 persen karena sentimen produksi industri yang lebih baik dari perkiraan.

Chief Marketing Analyst CMC Michael Hewson mengatakan bahwa konflik AS—China terkait dengan aplikasi WeChat sebenarnya tidak terlalu menekan harga saham di Eropa karena emiten berbasis teknologi di Benua Biru masih sedikit.

“Bursa Eropa lebih didorong oleh data produksi industri Jerman yang lumayan solid,” kata Hewson seperti dikutip Bloomberg, Jumat (7/8/2020).

Adapun harga saham di kawasan Eropa masih berada sekitar 4 persen di bawah level puncak yang dicapai setelah lockdown pada pertengahan Juli.

Sejak itu, saham di Bursa Eropa masih kesulitan untuk kembali ke atas MA-50. Saham-saham siklikal seperti emiten tambang, industrial, dan peritel termasuk yang outperform selama beberapa pekan terakhir.

Hikma Pharmaceuticals Plc. menjadi saham yang berperforma paling baik dengan kenaikan sebesar 7,6 persen setelah merilis data perkiraan penjualan yang lebih baik daripada perkiraan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indeks stoxx 600 bursa eropa
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top