Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham Perusahaan Teknologi Dorong Kenaikan Bursa Eropa

Kenaikan bursa Eropa terjadi di tengah lonjakan kasus positif virus corona yang dilaporkan pemerintah Perancis dan Jepang.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 31 Juli 2020  |  15:53 WIB
Logo WSE terletak di panel kaca di dekat layar elektronik yang menunjukkan kurva indeks dan data keuangan di Bursa Efek Warsawa di Warsawa. -  Bartek Sadowski / Bloomberg
Logo WSE terletak di panel kaca di dekat layar elektronik yang menunjukkan kurva indeks dan data keuangan di Bursa Efek Warsawa di Warsawa. - Bartek Sadowski / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Bursa Eropa mengalami penguatan mengikuti pergerakan bursa berjangka AS. Kenaikan ini ditopang oleh sentimen positif laporan keuangan perusahaan-perusahaan teknologi AS.

Dilansir dari Bloomberg, Jumat (31/7/2020), Apple Inc., Amazon.com Inc., dan Facebook Inc. melaporkan hasil keuangan yang positif pada kuartal II/2020 yang mendorong pasar berjangka AS ke zona hijau. 

Sentimen ini diikuti oleh pasar Eropa dengan kenaikan indeks Stoxx Europe 600 sebesar 0,3 persen yang ditopang oleh perusahaan dari sektor teknologi. Kenaikan ini terjadi di tengah lonjakan kasus positif virus corona yang dilaporkan pemerintah Perancis dan Jepang.

Perdagangan hari ini dipengaruhi oleh rilis data pertumbuhan ekonomi AS yang terkontraksi pada kuartal II/2020. Penurunan Produk Domestik Bruto (PDB) Eropa juga turut memperburuk pergerakan pasar.

Ditengah musim laporan keuangan, investor tengah mencermati dampak negatif dari pandemi virus corona terhadap kelanjutan pemulihan ekonomi. Lonjakan kasus positif yang terjadi di sejumlah wilayah di AS dan kebijakan lockdown parsial di bagian utara Inggris membuat laju perbaikan ekonomi kemungkinan akan melambat.

"Dengan lonjakan kasus positif yang terjadi pada beberapa wilayah, bila dilihat dari laporan pendapatan perusahaan, hasil yang dicapai terbilang masih baik. tetapi, saat ini ekspektasi pasar memang sangat rendah," jelas Randy Frederick, Vice President of Trading and Derivatives di Schwab Center for Financial Research. 

Sementara itu, mayoritas pasar Asia terkoreksi ditengah sentimen kekhawatiran investor terhadap laju pemulihan ekonomi dari pandemi virus corona.

Indeks Kospi Korea Selatan ditutup turun 0,78 persen setelah sempat dibuka menguat 0,5 persen. Posisi indeks tersebut terpantau di level 2.249,37.

Sementara itu, pasar Topix Jepang juga mengalami koreksi 2,82 persen ke kisaran 1.496,06. Indeks S&P/ASX 200 Australia juga menutup pekan di zona merah setelah ambles 2,04 persen di posisi 5.927,80.

Penurunan juga terjadi pada indeks Hang Seng Hong Kong yang terkoreksi tipis 0,14 persen di level 24.675,73. Sementara itu,, pasar China mengalami kenaikan setelah dengan indeks Shanghai Composite parkir di zona hijau dengan penguatan 0,79 persen di 3.310,94.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa eropa indeks stoxx 600
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top