Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasar Hong Kong Menjanjikan, Hang Seng Luncurkan Indeks Teknologi

Hang Seng meluncurkan indeks baru yang berfokus pada saham teknologi China. Indeks baru ini memberi investor akses yang lebih besar ke dalam dominasi perusahaan teknologi yang tumbuh di pasar Hong Kong.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  11:06 WIB
Seorang pejalan kaki berjalan melewati papan ticker elektronik yang menampilkan angka harga saham di luar kompleks Exchange Square di Hong Kong. -  Justin Chin / Bloomberg
Seorang pejalan kaki berjalan melewati papan ticker elektronik yang menampilkan angka harga saham di luar kompleks Exchange Square di Hong Kong. - Justin Chin / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Hang Seng meluncurkan indeks baru yang berfokus pada saham teknologi China. Indeks baru ini memberi investor akses yang lebih besar ke dalam dominasi perusahaan teknologi yang tumbuh di pasar Hong Kong.

Diluncurkan pada Senin (27/7/2020), indeks Hang Seng Tech melacak 30 perusahaan teknologi terbesar yang terdaftar di kota itu, termasuk Tencent Holdings Ltd., Alibaba Group Holding Ltd., Meituan Dianping, dan Xiaomi Corp.

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Hang Seng Tech menguat 0,8 persen pada perdagangan Senin.

“Semua kondisi saat ini kondusif untuk saham-saham teknologi besar China baik di China atau sudah terdaftar di tempat lain,” ujar CEO Hang Seng Indexes Co. Vincent Kwan, dilansir dari Bloomberg.

Langkah ini diambil ketika semakin banyak perusahaan teknologi China merencanakan listing seperti Ant Group besutan Jack Ma, mengikuti NetEase Inc. dan JD.com Inc.

Aksi listing di wilayah yang dikendalikan Beijing ini menjadi lebih menarik karena ketegangan antara Amerika Serikat dan China mengancam untuk membatasi akses perusahaan-perusahaan China ke pasar modal AS.

Perusahaan penyedia indeks Hang Seng telah menerima perubahan melalui langkah-langkah seperti menghapus batas bobot untuk saham tertentu pada beberapa indeksnya.

Indeks teknologi baru ini terlihat membantu investor menjembatani kesenjangan antara indeks acuan Hong Kong yang dipenuhi oleh bank-bank ekonomi dan perusahaan asuransi, serta perusahaan teknologi yang telah muncul sebagai pemenang besar di pasar Hong Kong yang kerap terpukul isu dalam negeri.

“Ada terlalu banyak penghambat dalam Indeks Hang Seng,” kata Kepala riset di Core Pacific-Yamaichi International Hong Kong Castor Pang.

“Dengan perusahaan-perusahaan China yang terdaftar di luar negeri memutuskan untuk melakukan listing lebih dekat ke kampung halaman mereka, pasar Hong Kong gagal dalam hal memiliki indeks yang representatif untuk saham-saham ini. Indeks [teknologi] baru berfungsi untuk mengisi celah ini dan mendorong arus modal,” terangnya.

Dalam riset baru-baru ini, Analis Citi yang dipimpin oleh Pierre Lau menuliskan bahwa indeks itu akan menarik investor ke dalam saham teknologi lainnya di Hong Kong, memfasilitasi derivatif, serta meningkatkan omset di Hong Kong Exchanges & Clearing Ltd.

Didukung oleh arus masuk yang kuat melalui link penghubung saham, saham teknologi China telah muncul sebagai pemenang besar di Hong Kong tahun ini. Di antara saham teknologi yang mencatat prestasi yakni Tencent yang telah melonjak 41 persen dan Meituan dengan meroket 87 persen.

Indeks Hang Seng, di sisi lain, berkinerja buruk, dengan merosot 12 persen sepanjang tahun ini dan separuh dari jumlah anggotanya turun sedikitnya 20 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hong kong indeks hang seng
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top