Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Asia Terkoreksi, Pasar Australia Anjlok 1,3 Persen

Sejumlah bursa saham Asia mengalami koreksi pada penutupan perdagangan Rabu (22/7/2020).
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  14:28 WIB
Bursa Asia -  Bloomberg.
Bursa Asia - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA - Mayoritas pasar Asia terkoreksi menyusul kekhawatiran terkait program insentif terbaru di Amerika Serikat.

Dilansir dari Bloomberg pada Rabu (22/7/2020), Indeks Topix Jepang berbalik melemah setelah stagnan pada pembukaan perdagangan. Indeks ini terkoreksi 0,62 persen di level 1.572,9

Sementara itu, Korea Selatan ditutup dengan pelemahan tipis 0,01 persen di level 2.228,66. Sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia juga tidak mampu keluar dari tren pelemahan dan ditutup pada posisi 6.075,10 atau terkoreksi 1,32 persen.

Adapun indeks Hang Seng Hong Kong turut terkoreksi 0,51 persen di level 25.504,95 dan indeks Shanghai Composite China bertengger di zona hijau dengan kenaikan 0,39 persen di level 3.333,82

Perdagangan hari ini ditopang oleh sikap investor yang memperhatikan kenaikan bursa-bursa emerging market tertinggi sejak Februari lalu. Pada saat bersamaan, pelaku pasar juga terus mencermati laporan keuangan yang dirilis oleh sejumlah perusahaan.

Investor juga memperhatikan jalannya negosiasi antara partai Republikan dan Demokrat di Amerika Serikat terkait paket stimulus baru untuk memulihkan ekonomi. Sebelumnya, para pemimpin negara di Eropa telah menyepakati paket insentif senilai US$850 miliar untuk membantu upaya pemulihan ekonomi di kawasan tersebut.

Analis Morgan Stanley Andrew Sheets mengatakan saat ini belum terlihat katalis positif penggerak saham untuk periode Agustus hingga September mendatang.

"Agustus - September mendatang akan menjadi periode tersulit untuk pasar modal," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia bursa global australia
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top