Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Selain Saham, Lo Kheng Hong Juga Investasi di Reksa Dana, Ini Produk Favoritnya

Lo Kheng Hong menyebut dirinya menyukai produk reksa dana pendapatan tetap.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 07 Juli 2020  |  11:48 WIB
Investor saham yang dijuluki Warren Buffet Indonesia Lo Kheng Hong memaparkan materinya pada acara Mega Talkshow Investasi 2020 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/3/2020). Bisnis - Rachman
Investor saham yang dijuluki Warren Buffet Indonesia Lo Kheng Hong memaparkan materinya pada acara Mega Talkshow Investasi 2020 di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/3/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Lo Kheng Hong atau investor yang kerap dijuluki sebagai Warren Buffet Indonesia mengaku reksa dana pendapatan tetap menjadi salah satu investasi favorit pilihannya.

Dalam video yang diunggah oleh Simas Invest, Lo Kheng Hong mengungkapkan bahwa reksa dana pendapatan tetap, khususnya produk Danamas Stabil yang dikelola Sinarmas AS, menjadi pilihan investasi favoritnya selain saham.

“Uang yang belum saya belikan saham biasanya saya taruh di sana. Ketika saya membeli saham, uang itu bisa saya tarik setiap saat,” ujar Lo Kheng Hong.

Dia pun menjelaskan, kinerja Danamas Stabil baik dan memiliki dana kelolaannya yang juga sangat besar. Bahkan, produk itu memperoleh penghargaan.

Adapun, Lo Kheng Hong mengungkapkan tidak menaruh uang di produk reksa dana Manajemen Investasi lain, selain Sinarmas AM.

Kendati telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Pak Lo, sapaan akrabnya, mengaku merasa aman melakukan investasi di Sinarmas AM.

Hal itu dikarenakan Sinarmas AM sebagai salah satu entitas grup Sinarmas atau konglomerasi yang sangat kuat dalam soal keuangan dan termasuk ke dalam keluarga terkaya nomor dua di Indonesia.

“Uang saya aman, saya bisa tidur nyenyak di malam hari, tanpa khawatir kalau uang saya tidak bisa ditarik kembali,” ujar Pak Lo.

Di sisi lain, Para tersangka korporasi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) akan dimintai keterangan oleh Kejaksaan Agung hari ini, Selasa (7/7/2020).

Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum dua manajer investasi, Hotman Paris Hutapea. Dalam unggahan di media sosial Instagram pribadinya, Hotman menyebut dirinya akan mendampingi dua klien manajer investasi pada hari ini, Selasa (7/7/2020) mulai pukul 08.30 pagi.

Untuk diketahui, Hotman telah ditunjuk oleh dua manajer investasi sebagai kuasa hukum, yaitu PT MNC Asset Manajemen dan PT Sinarmas Asset Management. Kedua perusahaan ini sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka korporasi dalam kasus Jiwasraya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lo kheng hong pt sinarmas asset management
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top