Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Top Loser Saham Sepekan: ARKA Anjlok 27,43 Persen

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG bergerak dalam kisaran 4.964,11-4.997,48. Sebanyak 5 dari 9 sektor bergerak di zona hijau.
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan beraktifitas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (23/6/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ditutup menguat dengan kenaikan sebesar 7,014 poin atau 0,14 persen di level 4.973,79 pada perdagangan hari Jumat (3/7/2020).

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG bergerak dalam kisaran 4.964,11-4.997,48. Sebanyak 5 dari 9 sektor bergerak di zona hijau, didorong oleh sektor tambang yang menguat 2,07 persen dan infrastruktur yang terapresiasi 0,27 persen.

Empat sektor lainnya melemah, didorong oleh properti yang terkoreksi 1,56 persen. Sebanyak 176 saham menguat, 222 saham melemah, dan 172 saham stagnan.

Selama seminggu terakhir, total transaksi bursa mencapai Rp32,2 triliun yang didominasi 70,02 persen oleh investor domestik dan 29,98 persen oleh investor asing. Dalam periode tersebut, total jual bersih asing mencapai Rp1,59 triliun.

Sejumlah saham tercatat mengalami penurunan dalam periode perdagangan 29 Juni 2020 hingga 3 Juli 2020. Saham PT Arkha Jayanti Persada Tbk. (ARKA) menjadi top loser pada pekan ini dengan penurunan sebesar 29,96 persen dari Rp494 menjadi Rp396.

Menyusul di belakang ARKA adalah PT Indonesia Pondasi Raya Tbk (IDPR). Harga saham emiten di bidang properti tersebut anjlok dari Rp226 pada awal pekan menjadi Rp164 atau turun 27,43 persen.

Selanjutnya, saham PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) melorot 27,19 persen dari Rp1.600 ke Rp1.165 per lembar saham. PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk. (IFII) mengalami penurunan sebesar 27,13 persen dlam sepekan ini dari Rp188 pada awal pekan perdagangan menjadi Rp137 pada penutupan Jumat kemarin.

PT Pelangi Indah Canindo (PICO) melengkapi lima besar saham top loser pekan ini dengan kontraksi 26,34 persen dari Rp262 ke Rp193.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper