Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bursa Asia Dibuka Variatif, Indeks Topix Jepang Melemah

Salah satu sentimen penggerak saham di bursa Asia adlah kucuran stimulus oleh bank sentral dan pemerintahan negara-negara yang menurut investor dapat memberikan bantalan terhadap dampak negatif pandemi virus corona.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  08:43 WIB
Tokyo Stock Exchange. - Bloomberg
Tokyo Stock Exchange. - Bloomberg

Bisnis.com,JAKARTA — Bursa saham di Asia dibuka bervariasi seiring dengan sikap investor yang menunggu perkembangan kenaikan jumlah kasus positif virus corona pada sejumlah wilayah di AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu(24/6/2020), indeks Kospi Korea Selatan bergerak ke zona hijau penguatan 1 persen disusul oleh bursa S&P/ASX200 Australia  yang naik 0,3 persen.

Sementara itu, indeks Topix Jepang dibuka melemah sebesar 0,1 persen Indeks berjangka S&P 500 tidak mengalami pergerakan signifikan hingga pukul 09.07 waktu Tokyo, Jepang.

Salah satu sentimen penggerak saham hari ini adalah kucuran stimulus oleh bank sentral dan pemerintahan negara-negara yang menurut investor dapat memberikan bantalan terhadap dampak negatif pandemi virus corona di sektor perekonomian. Selain itu, indeks manufaktur (PMI) negara-negara perekonomian besar di dunia juga mulai menunjukkan tren kenaikan sejak Mei lalu.

Investment STrategist di Edward Jones, Nela Richardson mengatakan, kenaikan jumlah kasus positif virus corona tidak selalu berarti negatif apabila pemerintah kembali mengucurkan paket-paket insentif untuk perekonomian.

"Pasar juga merespon cepat kebijakan-kebijakan stimulus dari bank sentral ataupun pemerintah yang tidak hanya berasal dari AS, tetapi juga di seluruh dunia," jelasnya.

Sementara itu, ahli penyakit menular AS, Anthony Fauci mengatakan jumlah kasus virus corona akan tetap meningkat bila melihat pola penyebaran di wilayah Sun Belt AS. Adapun di Jerman, pemerintah setempat menutup sebuah kota setelah sebanyak 1.553 pekerja di pabrik daging setempat terinfeksi virus corona

Berikut adalah pergerakan pasar lainnya:

Mata Uang

  • Nilai Yen Jepang terpantau di 106,48 per dolar AS. 
  • Nilai Euro terpantau di US$1,1318
  • Nilai Yuan berada di angka 7,0580 per dolar AS. 

Obligasi

  • Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun berada di posisi 0,72 persen. 
  • Imbal hasil obligasi Australia tenor 10 tahun berada di posisi 0,92 persen.

Komoditas

  • Harga minyak West Texas Intermediate naik turun 0,4 persen ke US$40,21 per barel. 
  • Harga emas terpantau di level US$1.771 per ounce.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bursa Asia
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top