Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Saham-Saham Bank Kembali Laris, Asing Net Buy Rp112 Miliar

Sektor finansial kembali memimpin penguatan pagi ini dengan melesat 2,76 persen dibandingkan kemarin. Selanjutnya berturut-turut ada sektor konsumer dan manufaktur yang masing-masing naik 2,09 persen dan 1,67 persen.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  09:54 WIB
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman
Pengunjung memotret layar monitor perdagangan Indeks Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/7/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali meneruskan relinya dan meluncur di zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Rabu (3/6/2020).

Begitu pasar dibuka IHSG langsung menyentuh level 4.931,87, menguat 84,37 poin atau 1,74 persen dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada pada level 4.847,50.

Adapun berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per pukul 09.07, IHSG telah berada pada level 4.938,37, naik lebih tinggi menjadi 1,87 persen.

Seluruh sektor terpantau menguat. Sektor finansial kembali memimpin penguatan pagi ini dengan melesat 2,76 persen dibandingkan kemarin. Selanjutnya berturut-turut ada sektor konsumer dan manufaktur yang masing-masing naik 2,09 persen dan 1,67 persen.

Seiring dengan kuatnya sektor finansial, saham-saham perbankan subur menghijau. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) kembali jadi yang paling tinggi penguatannya dengan naik 12,43 persen.

Sementara itu saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) juga turut menguat. BBCA terpantau naik 4,94 persen, sedangkan BBRI menguat 1,89 persen.

Keduanya lagi-lagi menjadi yang paling laris dibeli asing di pasar reguler. Net foreign buy BBCA dan BBRI masing-masing mencapai nilai Rp110,1 miliar dan Rp37,7 miliar.

Adapun saham-saham lain yang jadi buruan asing antara lain PT Indofood Makmur Jaya Tbk. (INDF), PT Perusahaan Gas Negara (PGAS), dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR).

Secara keseluruhan, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.10 WIB mencapai Rp1,096 triliun, dengan aksi beli bersih investor asing atau net buy sebesar Rp112,62 miliar.

Sebelumnya, analis Artha Sekuritas Dennies Christopher memprediksi IHSG akan kembali menguat pada hari ini. Menurutnya, investor percaya akan pembukaan kembali ekonomi di US dan negara lain akan memulihkan kondisi ekonomi yang terpuruk.

Namun, dia menyebut penguatan akan cukup terbatas ditengah banyaknya ketidakpastian akibat dari new normal dan kekhawatiran akibat kerusuhan di Amerika Serikat dan meningginya tensi AS dan China di laut China Selatan.

“Secara teknikal candlestick higher high dan higher low mengindikasikan potensi penguatan,” ujarnya dalam riset harian, Rabu (3/6/2020)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG saham Indeks BEI net buy
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top