Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Emiten Kertas Grup Sinarmas Tawarkan Obligasi Rp1,39 Triliun

Instrumen itu merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp10 triliun.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 31 Mei 2020  |  12:53 WIB
Direktur Utama PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Hendra Jaya Kosasih (ketiga kanan) berbincang dengan Komisaris Utama Saleh Husin (ketiga kiri), Komisaris Independen Pande Putu Raka (dari kiri), Direktur Yan Partawidjaja, Direktur Kurniawan Yuwono dan Komisaris Kosim Sutiono sebelum RUPST, di Jakarta, Rabu (27/6/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Direktur Utama PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Hendra Jaya Kosasih (ketiga kanan) berbincang dengan Komisaris Utama Saleh Husin (ketiga kiri), Komisaris Independen Pande Putu Raka (dari kiri), Direktur Yan Partawidjaja, Direktur Kurniawan Yuwono dan Komisaris Kosim Sutiono sebelum RUPST, di Jakarta, Rabu (27/6/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com,JAKARTA — Emiten kertas Grup Sinarmas, PT Indah Kuat Pulp & Paper Tbk., akan menerbitkan dan menawarkan obligasi berkelanjutan dengan jumlah pokok Rp1,39 triliun.

Berdasarkan data di laman resmi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dikutip Minggu (31/5/2020), emiten bersandi saham INKP itu melakukan pendaftaran Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2020. Instrumen itu merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp10 triliun.

Untuk Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2020, perseroan akan menerbitkan dan menawarkan dengan jumlah pokok senilai Rp1,39 triliun. Surat utang itu terdiri atas tiga seri.

Pertama, Seri A dengan jumlah pokok Rp495,50 miliar dengan kupon 9,00 persen. Surat utang itu akan jatuh tempo pada 15 Juni 2021. 

Kedua, Seri B dengan jumlah pokok Rp883,47 miliar dengan kupon 10,25 persen. Surat utang itu akan jatuh tempo pada 5 Juni 2023.

Ketiga, Seri C dengan jumlah pokok Rp12,10 miliar dengan kupon 11,00 persen. Surat utang itu akan jatuh tempo pada 5 Juni 2025.

Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2020 berlangsung pada 29 Mei 2020 hingga 2 Juni 2020. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) rencananya akan dilakukan pada 8 Juni 2020.

Adapun, surat utang itu mendapat peringkat single A plus (A+) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). 

Dalam prospektus ringkasnya, manajemen INKP menuturkan sekitar 60 persen dana yang dihimpun dari emisi obligasi itu akan digunakan untuk pembayaran angsuran utang perseroan berupa pokok pinjaman dan/atau bunga.

Selanjutnya, sisa 40 persen akan dipergunakan untuk modal kerja perseroan yang terdiri atas pembelian bahan baku, bahan pembantu produksi, energi dan bahan bakar, barang kemasan. serta biaya overhead

Berdasarkan prospektus ringkas yang disampaikan pada 30 Apil 2020, INKP awalnya membidik jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp3 triliun untuk Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi Aksi Korporasi indah kiat
Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top