Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kurs Yuan dan Bursa Saham China Dibuka Melemah Hari Ini

Saham-saham China dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat pagi, setelah mengalami penurunan beruntun selama dua hari sebelumnya.
Ilustrasi. Bursa saham China./ Qilai Shen- Bloomberg
Ilustrasi. Bursa saham China./ Qilai Shen- Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA- Saham-saham China dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat pagi, setelah mengalami penurunan beruntun selama dua hari sebelumnya.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai turun naik 0,17 persen menjadi dibuka pada 2.863,05 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen di bursa kedua China dibuka 0,12 persen lebih rendah pada 10.832,91 poin.

Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, cenderung datar dibuka pada 2,099,42 poin dari 2,099,43 poin pada akhir hari perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, kurs tengah yuan dilaporkan melemah 71 basis poin menjadi 7,0939 terhadap dolar AS pada Jumat, setelah rebound 88 basis poin sehari sebelumnya, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China (CFETS).

Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Newswire
Editor : Ropesta Sitorus
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper