Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Akibat Pandemi Corona, Kinerja Emiten Mulai Melambat

Saat ini,BEI melansir sudah ada 82 emiten atau 12 persen dari total emiten yang menyampaikan laporan keuangan kuartal I/2020. Hasilnya, terlihat perlambatan kinerja ; pendapatan turun 1 persen dan laba tergerus 23 persen.
Papan elektronik menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (23/3/2020). Bisnis/Dedi Gunawan
Papan elektronik menampilkan perdagangan harga saham di Jakarta, Senin (23/3/2020). Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com,JAKARTA— PT Bursa Efek Indonesia melaporkan baru ada 82 emiten yang sudah melaporkan kinerja keuangan kuartal I/2020 sampai dengan, Rabu (13/5/2020).

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengungkapkan saat ini baru 370 perusahaan yang menyampaikan laporan keuangan audit periode 2019. Kondisi itu lantaran Bursa dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan relaksasi terhadap batas penyampaian laporan tahunan audit hingga Mei 2020.

Dari total emiten yang tercatat di BEI, Inarno menyebut baru 52 persen yang menyampaikan hasil kinerja audit tahun lalu. Hasilnya, kinerja 2019 masih terbilang baik karena pendapatan masih tumbuh 6,53 persen dan laba bersih 7,15 persen.

Dia menyebut dampak penyebaran pandemi Covid-19 belum terlihat dalam kinerja 2019. Menurutnya, dampak baru muncul di periode kuartal I/2020.

Saat ini, Inarno menyebut baru sekitar 82 dari total 682 emiten yang sudah menyampaikan laporan kinerja kuartal I/2020. Hasilnya, terlihat perlambatan kinerja untuk perusahaan yang tercatat di BEI.

“Baru 12 persen [yang menyampaikan laporan keuangan kuartal I/2020] dan itu menunjukkan slow down terhadap emiten kita. Pendapatan turun sekitar 1 persen dan laba bersih turun 23 persen,” jelasnya dalam Seminar Online bersama Danareksa Sekuritas, Rabu (13/5/2020).

Kendati demikian, Inarno mengatakan saat ini merupakan momentum yang baik bagi investor untuk masuk ke pasar modal karena menjelang periode rapat umum pemegang saham (RUPS) serta laporan keuangan. Menurutnya, investor dapat melihat data historis dividen yang akan diberikan oleh emiten.

“Peluang selalu ada terutama saat-saat sekarang ini adalah saat yang ditunggu oleh berbagai investor baik institusi maupun ritel memasuki musim laporan keuangan. Investor dapat melihat sektor mana yang menarik dan bisa juga melihat historis dividen yang akan diberikan dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Rivki Maulana
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper