Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp15.591 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senin (27/4/2020).
Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp15.591 per dolar AS, melemah 38 poin atau 0,23 persen dari posisi Rp15.555 pada Jumat (27/4/2020).
Sementara itu, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 94 poin atau 0,61 persen ke level Rp15.494 melemah 94 poin atua 0,61 persen ke level Rp15.494 per dolar AS pada pukul 10.07 WIB.
Pada perdagangan Jumat (24/4/2020), nilai tukar mata uang rupiah ditutup melemah 15 poin atau 0,1 persen ke level Rp15.400 per dolar AS
Kurs rupiah terhadap dolar AS mulai tergelincir di awal perdagangan dengan dibuka terdepresiasi 55 poin atau 0,36 persen ke level Rp15.455 per dolar AS pagi ini. Sepanjang pagi ini, rupiah bergerak dalam kisaran Rp15.455-Rp15.494 per dolar AS.
Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan bahwa rupiah masih akan bergejolak dan membuka perdagangan awal pekan dengan melemah walaupun pada akhirnya berpotensi kembali menguat.
Baca Juga
“Kemungkinan rupiah bergerak di kisaran Rp15.360 - Rp15.510 per dolar AS,” tulis Ibrahim seperti dikutip dari keterangan resminya, Minggu (26/4/2020).
Hal tersebut seiring dengan kemungkinan stimulus tambahan yang akan digelontorkan oleh Pemerintah AS karena Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan tambahan sebanyak 4,427 juta orang menganggur pada pekan lalu. Dengan demikian, total pengangguran AS menyentuh rekornya sebesar 26,5 juta selama lima minggu terakhir.
Sementara itu, indeks dolar, yang melacak pergerakan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang utama dunia lainnya, pagi ini terpantau melemah 0,271 persen atau 0,27 poin k elevel 100,109 pada pukul 10.32 WIB.
Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah) | |
---|---|
Tanggal | Kurs |
27 April | Rp15.591 |
24 April | Rp15.553 |
23 April | Rp15.630 |
22 April | Rp15.567 |
21 April | Rp15.643 |
Sumber: Bank Indonesia