Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laba Pyridam Farma (PYFA) Tumbuh 10,6 Persen

Laba bersih yang dibukukan perseroan per akhir 2019 mencapai Rp9,34 miliar, naik 10,6 persen secara tahunan. Adapun, pada 2018, laba bersih perseroan mencapai Rp8,44 miliar.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  09:49 WIB
Pedagang obat melayani pembeli di Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa (11/02/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pedagang obat melayani pembeli di Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa (11/02/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pyridam Farma Tbk. mencatatkan perolehan laba bersih senilai Rp9,34 miliar pada 2019 yang ditopang oleh efisiensi dan pendapatan lain-lain berupa jasa pendaftaran obat.

Berdasarkan laporan keuangan 2019, emiten berkoda saham PYFA tersebut sejatinya mencatatkan kinerja penjualan yang kurang mengesankan. Hal itu terlihat dari pendapatan yang menurun dan beban pokok yang meningkat.

Penjualan bersih perseroan tercatat sebesar Rp247,11 miliar, turun 1,33 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, beban pokok penjualan meningkat 7,62 persen menjadi Rp106,91 miliar.

Penurunan kinerja tersebut diimbangi lewat efisiensi dengan menurunkan sejumlah beban. Beban penjualan dan pemasaran misalnya, tercatat menurun 10,57 persen menjadi Rp94,33 miliar.

Selain itu, beban keuangan tercatat menurun 13,10 persen menjadi Rp2,78 miliar. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, beban keuangan perseroan mencapai Rp3,2 miliar.

Selain melakukan efisiensi, perseroan juga menggenjot laba lewat penjualan aset tetap. Pada tahun lalu, laba atas penjualan aset tetap perseroan mencapai Rp1,04 miliar, naik dari posisi pada 2018 senilai Rp970,9 juta.

Penopang pertumbuhan laba bersih perseroan yang lain adalah peningkatan pendapatan lain-lain bersih. Pendapatan tersebut meningkat 728,92 persen menjadi Rp3,31 miliar. Pendapatan mayoritas diperoleh dari jasa pendaftaran obat yang mencapai Rp2,73 miliar.

Alhasil, laba bersih yang dibukukan perseroan per akhir 2019 mencapai Rp9,34 miliar, naik 10,6 persen secara tahunan. Adapun, pada 2018, laba bersih perseroan mencapai Rp8,44 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

farmasi Kinerja Emiten pyridam farma
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top